Mobil Tahanan Kabur Saat Tabrak Dua Mobil di Stabat, Berikut Pernyataan Kasi Intel Kejari Langkat

- Kamis, 26 Juli 2018 20:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072018/5581_Mobil-Tahanan-Kabur-Saat-Tabrak-Dua-Mobil-di-Stabat--Berikut-Pernyataan-Kasi-Intel-Kejari-Langkat-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Mobil tahanan Kejaksaan Langkat terlibat kecelakaan lalu lintas, menabrak dua mobil dan langsung meninggalkan lokasi di Jalan KHZ Arifin, Kecamatan Stabat, Langkat, tepatnya di depan Polsek Stabat.

 

Kasi Intel Kejari Langkat menerangkan, mobil yang mengangkut 46 orang tahanan menuju Pengadilan Negeri Stabat sudah sesuai Standart Operasional Prosedur, Kamis (26/7/2018)

 

Kasi Intel Kejari Langkat, Ibrahim Ali mengakui mobil pengangkut tahanan BK 8293 P terlibat kecelakaan dengan dua unit mobil milik warga yaitu Mitsubishi Strada Double Cabin BK 9999 AA dan Mobil Toyota Avanza BK 1519 PJ.

 

Dia mengatakan sudah sesuai SOP dengan alasan mengutamakan tahanan.“Kita ada SOP terkait proses pengantaran tahanan, jika terjadi suatu hal yang kita tidak inginkan, sebagai contoh kecelakaan seperti, maka kita wajib mengamankan tahanan terlebih dahulu, karena dikhawatirkan para tahanan bisa kabur. Kita tidak tabrak lari, namun mengamankan tahanan yang kita bawa pada saat kecelakaan terjadi,” jelas Ali dilansir dari laman tribatanews.sumut.

 

Kata Ali, mobil dinas pengangkut tahanan Kejari Langkat terlibat kecelakaan bukan berarti sopir ugal-ugalan, tetapi karena salah satu kenderaan yang terlibat laka hendak putar arah secara sembarangan.

 

Alasannya, ada rambu lalulintas di lokasi kejadian, yang menunjukkan bahwa tidak dibenarkan kenderaan yang melintas dari arah Aceh menuju pusat Kota Stabat memutar arah kembali ke arah Aceh.“Di lokasi kejadian ada rambu dilarang putar balik, namun salah satu kenderaan yang terlibat kecelakaan dengan mobil dinas kita, malah putar balik sembarangan dan hal itu lah yang kita duga menjadi penyebab peristiwa ini,” terangnya.

 

Kasi Intel menegaskan bahwa kejadian ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan dengan pihak yang terlibat. Dan dua mobil yang menjadi korban tabrakan telah menerima untuk diperbaiki oleh pihak Kejaksaan.“Kejadian ini jadi pembelajaran. Saya mengimbau kepada masyarakat agar lebih tertib dalam berlalu lintas, agar tidak membahayakan dirinya mau pun orang lain. Terlepas dari itu kami juga sudah selesaikan permasalahan ini dengan yang bersangkutan,” ungkapnya.

 

Korban pengemudi double cabin merah, Zaid Lubis mengatakan pihaknya telah bertemu dengan semua pihak yang terlibat kecelakaan. Hasil pertemuan di Kejaksaan Langkat, dia menerima itikad baik pihak kejaksaan. Dia menegaskan pihak sopir kejaksaan yang dipercaya tidak ugal-ugalan karena membawa nyawa manusia.

 

“Tadi semua kami sudah bertemu, sudah diberi peringatan sopirnya. Saya pun menerima mobil saya mereka yang perbaiki di bengkel. Begitu juga mobil Avanza mereka juga yang perbaiki,” kata Zaid Lubis.

 

Petugas polisi yang turun ke lokasi kejadian dan cek TKP, ED Jaya mengatakan masalah diserahkan kepada ketiga belah pihak. Tidak ada korban jiwa dalam kasus ini. Dan lokasi telah aman terkendali.“Tanyakan sama yang bersangkutan. (Dari kepolisian) diserahkan ketiga belah pihak,” katanya.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Universitas Pertamina Soroti Kolaborasi untuk Ketahanan Global di ICONIC-RS 2025

Peristiwa

Menteri Imipas-Polisi Buru Murtala cs yang Kabur dari Rutan Salemba

Peristiwa

Menteri Imipas Ingin Bahan Makanan Rutan Dikelola Pengusaha Lokal

Peristiwa

Kepala Zona Bakamla Tengah Pimpin Panen Jagung di Bali

Peristiwa

Erick Thohir Rombak Direksi & Komisaris Holding BUMN Pertahanan

Peristiwa

Pertukaran dengan Hamas Berlanjut, Israel Bebaskan 602 Tahanan Palestina