Berharap dapat Sepeda Motor Trail Harga Murah, Fernando Malah Rugi Jutaan Rupiah

- Kamis, 26 Juli 2018 17:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072018/4757_Berharap-dapat-Sepeda-Motor-Trail-Harga-Murah--Fernando-Malah-Rugi-Jutaan-Rupiah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Berharap bisa mendapatkan sepeda motor trail merek Kawasaki KLX baru dan murah, Gopal Fernando Hutahayan (24) malah rugi hingga jutana rupiah. Kasusnya berujung laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Deliserdang dengan nomor LP 463/VII/2018/SU/Res Ds.

 

Menurut pria lajang anak pertama dari tiga bersaudara yang berprofesi tukang las ini, dia membeli sepeda motor impiannya lewat online. Namun sial, motor sudah dibayar, warga Dusun I Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa ini tak kunjung mendapatkan motor impiannya tersebut.

 

Dari informasi dihimpun, Kamis (26/07/2018), korban mengaku sudah sekitar 3 tahunan bekerja sebagai tukang las. Dari hasil kerjanya itu, Fernando menabung untuk bisa membeli motor.

 

Informasi tentang penjual sepeda motor trail murah langsung dicari dan mengarah kepada salah satu jalur jual beli online. Untuk proses pemesanan barang, korban diarahkan berkomunikasi melalui via Whatshaap (WA) kepada MF (34) yang mengaku warga Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

 

Melalui akses WA itu, terduga pelaku berinisial MF memberi harga sepedamotor Rp 6,5 juta. Karena tergiur ingin memiliki sepeda motor itu korban menyetujui harga yang disampaikan MF. Kemudian korban disarankan mentranfer uang muka sebesar Rp 1,5 juta ke rekening atas nama Nicky Chris Kairup.

 

Tak lama kemudian korban diminta MF untuk kembali mentransfer uang kekurangannya sebesar 5 juta. Tak hanya itu, MF juga meminta agar korban kembali mengirimkan uang Rp 3,7 juta untuk biaya BPKB dan STNK sepeda motor tersebut. Pendek cerita, seluruh permintaan MF yang berjumlah seluruhnya Rp 10.200.000 dipenuhi korban demi untuk mendapatkan sepeda motor trail Kawasaki KLX murah. Padahal harga sepedamotor jenis itu dipasaran dibanrol sekitar Rp 29.500.000.

 

Usai memenuhi permintaan MF itu korban lantas menayakan kapan sepedamotor bisa diterimanya. MF pun menjawabnya jika sepeda motor pesanan korban akan tiba pada Senin (23/07/2018) pukul 09.00 Wib dan paling lama pukul 12.00 Wib. Namun karena sepeda motor pesanannya tak kunjung tiba sesuai yang dijanjikan MF. Bahkan WA milik MF pun tak aktif lagi saat dihubungi. 

 

Sadar jika dirinya jadi korban penipuan, Gopal Fernando Hutahayan melaporkan kejadian yang dialaminya ke SPK Polres Deliserdang. “Kuturuti semua permintaannya tapi kreta itu tak dikirim juga. Biar polisi saja yang memprosesnya bang,” kata Gopal.

 

Kasat Reskrim Polres Deliserdang AKP Ruzi Gusman saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan korban. Perwira berpangkat tiga balok emas dipundaknya itu pun menyebut pihaknya akan melakukan penyelidikan. “Kita masih melakukan penyelidikan,” ujarnya singkat. (BS05)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Kadin Sumut Peduli Ojol Salurkan Bantuan 4 Ton Beras di Medan

Peristiwa

Walikota Medan Sidak Mal Pelayanan Publik, Baru 5 Menit Pelayanan Online KTP Dibuka, Langsung Habis

Peristiwa

Sebanyak 4.036 Entitas Keuangan Ilegal Disetop, Paling Banyak Pinjol

Peristiwa

Menkomdigi Ungkap Prabowo Akan Terbitkan PP Atur Penindakan Tegas Judol

Peristiwa

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online Lewat HP, Lengkap dengan Syaratnya

Peristiwa

Siber Bareskrim Bongkar Sindikat Deepfake Catut Prabowo, 1 Pelaku Ditangkap