Beritasumut.com-Kordinator Aktifis 98 Sumut, Ikhyar Velayati Harahap mengusulkan agar Edy Rahmayadi - Musa Rajekshah (Eramas) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih membentuk Tim asistensi yang akan berfokus menyiapkan program kerja dan anggaran tahun 2019. “Fokus tim asistensi ini membantu menyiapkan program kerja dan anggaran untuk 2018 ke depan. Tim ini akan sangat membantu pemimpin daerah yang terpilih untuk mengasistensi dan membantu merumuskan pedoman dan dasar pijakan Gubernur nantinya," ujarnya di Medan, Kamis (19/07/2018). Keberadaan tim asistensi, kata dia, bertujuan lanjut untuk menjembatani pemerintah lama dan yang baru. Hal ini seperti yang dilakukan Anies Baswedan - Sandiaga Uno, ketika mengawali jabatannya sebagai Gubernur - Wakil Gubernur Jakarta tahun 2017 ini. “Tim Assistensi ini diperlukan karena masa tunggu dari keputusan sampai pelantikan lumayan panjang, sekitar empat bulan. Waktu inilah yang digunakan untuk berkontribusi dalam penyusunan program di masa mendatang," katanya. Menurutnya, Tim assistensi inilah yang bertugas menjembatani pemerintah lama dan yang baru. "Ini sama seperti yang dilakukan Anies Baswedan - Sandiaga Uno ketika mengawali jabatannya sebagai Gubernur - Wakil Gubernur Jakarta tahun 2017 ini," jelas Ikhyar. Dia menjelaskan, seharusnya Tim Assistensi ini sudah mulai terlibat dalam penyusunan program dan anggaran kerja 2019. Dengan demikian, program-program kampanye Gubernur Sumut terpilih menjadi acuan dalam penyusunan program dan anggaran kerja ke depan (2019). "Nama nama yang masuk dalam Tim assistensi tersebut hendaknya punya kapasitas dan kompotensi yang dibutuhkan dalam membantu Gubernur terpilih dan juga bisa bekerjasama dengan Gubernur/Wakil Gubernur terpilih," harapnya. (BS07)