Rumah Semi Permanen di Desa Paya Gambar Batang Kuis Dilalap si Jago Merah

- Kamis, 19 Juli 2018 20:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072018/1226_Rumah-Semi-Permanen-di-Desa-Paya-Gambar-Batang-Kuis-Dilalap-si-Jago-Merah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS05
Beritasumut.com-Warga Dusun II Gang Keluarga, Desa Paya Gambar, Kecamatan Batang Kuis, mendadak heboh saat mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang melintas dengan suara sirene yang keras. Ternyata kedatangan mobil damkar itu untuk melakukan pemadaman api di rumah Nek Soleha (80), yang dikabarkan terbakar. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

 

Informasi diperoleh, Kamis (19/07/2018), awalnya petugas pemadam kebakaran mendapat informasi salah satu rumah warga di Dusun II, Gang Keluarga, Desa Paya Gambar, Kecamatan Batang Kuis terjadi kebakaran. Petugas damkar pun langsung menuju lokasi yang disebutkan. Namun karena terjebak kemacetan karena kereta api melintas menambah lambat sampai tujuan. Beruntung, warga sekitar yang berada di lokasi lebih dulu berinisiatif memadamkan api yang belum sempat menghanguskan rumah Nek Soleha.

 

"Terlambat sekitar 20 menit saja mobil damkarnya sampai di sini. Lebih dulu warga yang bergotong-royong memadamkan apinya," ujar Hendro (42) salah seorang warga.

       

Namun meski mobil damkar terlambat datang, upaya petugas untuk menyiram air tetap dilakukan untuk menetralisir suhu panas yang ada di rumah itu. "Kita tetap berusaha memenuhi tanggungjawab pekerjaan. Walau sudah padam tapi kita semprot juga air untuk menetralisir suhu panas dalam rumah itu dan mengantisipasi adanya bara api maupun api yang masih ada," sebut salah seorang petugas damkar.

       

Salah seorang kerabat korban (Nek Soleha) menuturkan, awal munculnya nyala api disebut-sebut saat beberapa orang cucu sang nenek bermain lilin di dalam kamar tengah. Namun tiba- tiba saja api menyala dan membakar kasur dan menjalar, hingga akhirnya membakar televisi dan lemari berisi kain dan surat-surat penting.

 

Suara jerit tangis cucu Nek Soleha langsung menjadi perhatian penghuni rumah dan tetangga. Upaya pemadaman api secara manual pun dilakukan hingga api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke lokasi lain. “Sudah puluhan tahun lah nenek itu di kampung ini tinggal.  Cucunya banyak, tapi dirumah ini emapt orang sama menantunya," kata Rizki (34).

 

Kapolsek Batangkuis AKP Bulat Panjaitan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu dan mengatakan tidak ada korban jiwa. Dirinya juga menghimbau kepada para orangtua agar lebih mengawasi anak-anak kecil jika bermain. "Api sudah dipadamkan dan tak ada korban jiwa," pungkasnya. (BS05)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Komisaris Pertamina Tinjau KDMP dan Penguatan Distribusi LPG 3 Kg di Deli Serdang

Peristiwa

Lebih 10 Jam, Kebakaran Pabrik Sandal Swallow di Medan Deli Belum Padam

Peristiwa

Dari Pesisir Sunyi ke Panggung Negeri: Kisah Patimah MPd Bawa Wanita Pantai Labu Berdaya

Peristiwa

Rumah Dua Lantai di Pekan Labuhan Hangus Terbakar

Peristiwa

Kebakaran Rumah Dua Lantai di Mabar, Satu Orang Terluka

Peristiwa

Kantor Dinas Pendidikan Sumut Terbakar