Ketahuan Curi Motor, Warga Turunan Tionghoa Nyaris Tewas Dihajar Warga di Simpang Beo, Laut Dendang

- Jumat, 29 Juni 2018 21:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062018/2193_Ketahuan-Curi-Motor--Warga-Turunan-Tionghoa-Nyaris-Tewas-Dihajar-Warga-di-Simpang-Beo--Laut-Dendang.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Geram dengan maraknya aksi pencurian sepeda motor (curanmor), warga di Jalan Perhubungan, Desa Laut Dendang, tepatnya di Simpang Beo, Kecamatan Percut Sei Tuan menghajar seorang pencuri motor yang sedang melakukan aksinya. Pelaku tersebut adalah Anton (39), seorang pria turunan Tionghoa.

 

Warga Jalan Beringin, Gang Kaswari, Pasar 7 Tembung ini bahkan nyaris tewas. Anton sebelumnya kepergok mencongkel dan akan membawa kabur sepeda motor milik Muhamad Riski (18) warga Dusun Rambungan II, Gang Melati III, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan.

 

Dari informasi dihimpun, korban saat itu diketahui bersama temannya, Dino Irawan (21) warga Jalan Pancasila, Tembung Rambungan II, pergi mengendarai sepeda motor Beat warna putih BK 6678 AGR ke toko milik Dino Irawan yang berada di Jalan Perhubungan, Simpang Beo (TKP).Sesampainya di toko tersebut, keduanya lantas turun memarkirkan sepeda motor di depan toko yang berjarak hanya beberapa meter saja. Selanjutnya, korban dan temannya masuk ke dalam.

 

Belum lagi lama di dalam toko, warga di sana menegur korban dan temannya untuk memastikan milik siapa sepeda motor BK 6678 AGR yang terparkir di depan toko, lantaran seorang pria tengah sibuk membobol kunci kontak sepeda motor korban.Terkejut melihat tersangka yang hendak membawa kabur, spontan korban langsung meneriakinya.  Mengetahui jeritan korban, warga dan beberapa pedagang serta pelanggan bahkan pengguna jalan langsung mengepungnya. Tersangka yang berusaha kabur berhasil ditangkap, kemudian dihajar hingga babak belur.

 

Beruntung, petugas kepolisian Sektor Percut Sei Tuan yang mendapatkan informasi pencuri dihakimi massa cepat meluncur ke lokasi, sehingga nyawa Anton bisa diselamatkan."Sudah geram kali warga. Kalau gak datang polisi, mungkin bisa mati dipukuli terus pelakunya. Soalnya jelas-jelas kepergok mau mencuri kereta korban yang teman pemilik toko di situ," sebut, Daud (39) warga di sana.

 

"Sewaktu diberi tahu warga, korban langsung menyahut dan mengatakan bahwa kreta yang terparkir di depan toko adalah miliknya. Dia itu lah pelaku diteriaki maling dan berhasil diringkus," ungkap Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil kepada wartawan, Jumat (29/06/2018).

 

Kapolsek menambahkan, tersangka diancam dikenakan pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman sekitar 5 tahun penjara."Saat ini kita masih periksa tersangka untuk mengetahui apakah melakukan aksinya sendiri atau ada teman lainnya. Serta untuk mengetahui apakah aksi pencurian itu pernah dilakukan ditempat lain. Jadi masih dikembangkan," pungkas Kapolsek.(BS04)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Polrestabes Medan Sikat Rayap Besi-Narkoba, 15 Hari, 147 Tersangka Ditangkap

Peristiwa

Wanita Warga Menteng Medan Tewas Dirampok Kekasih, Jasadnya Dibuang ke Kebun Tebu Diski

Peristiwa

Sepanjang Ramadan, Satreskrim Polrestabes Medan Berantas Begal dan Polisi Gadungan

Peristiwa

Polisi Tembak Dua Orang Komplotan Maling Motor di Jalan Sei Mencirim Deli Serdang

Peristiwa

Polisi Tembak Maling Motor di Kecamatan Medan Tuntungan

Peristiwa

Resmikan Revitalisasi Pasar Simalingkar, Walikota Medan : Pembangunan ini Konsep Kolaborasi Pemerintah dan Pedagang