Terkait Proses Penyelidikan Kasus Kebakaran Gudang BBM Oplosan, Polsek Percut Seituan Tak Jelas

- Jumat, 29 Juni 2018 22:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062018/1299_Terkait-Proses-Penyelidikan-Kasus-Kebakaran-Gudang-BBM-Oplosan--Polsek-Percut-Seituan-Tak-Jelas.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Sepekan sudah peristiwa kebakaran yang menghanguskan 1 unit rumah permanen milik Murni (60) di Jalan Makmur, persisnya Gang Takwa, Dusun VI, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang.

 

Namun sampai sekarang, proses penyelidikan yang dilakukan pihak Polsek Percut Seituan belum jelas. "Oh, yang di Tembung ya? Saya nggak di tempat kejadian perkara (TKP) saat kejadian. Nanti saya tanya Panit saya soal perkembangannya," jawab Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu MK Daulay ketika dikonfirmasi, Kamis (28/06/2018) kemarin.

 

Disinggung soal warga sekitar lokasi menduga api berasal dari bahan bakar minyak (BBM) oplosan yang dijual Agus Rudi (31), selaku penyewa rumah milik Murni tersebut, MK Daulay juga belum berani memastikan. "Kalau dugaan warga, ya bisa-bisa saja. Kita belum bisa memastikan. Kan belum dilakukan penyelidikan. Nanti saya tanya Panit saya dulu," katanya lagi.

 

Ditanya lagi soal dugaan Agus Rudi telah kabur, MK Daulay hanya mengatakan, pihaknya akan segera menyelidiki kasus itu dan memanggil Agus Rudi. "Nanti kita selidiki, kita panggil. Sudah dulu ya, saya lagi ngurusi masalah Pilkada ini," ucapnya.

 

Sementara Riko Anda, putra kandung Murni, berharap agar polisi segera menangani kasus itu. Terlebih, Agus Rudi sudah terkesan menghindar, seolah tidak mau bertanggungjawab atas kebakaran yang menghanguskan rumah ibunya tersebut.

 

"Sudah seminggu, masak belum ada kejelasannya sampai sekarang. Si Agus Rudi itu juga hapenya tak aktif. Jadi siapa yang mau bertanggungjawab sama rumah kami yang terbakar itu? Kami berharap, polisi segera mengusut masalah rumah kami yang terbakar inilah. Si Agus Rudi itu dipanggil dan harus bertanggungjawab," pintanya.

 

Dugaan Agus Rudi, ayah tiga anak, suami dari Fani, itu kabur semakin menguat ketika dihubungi nomor ponselnya. Dan benar saja, nomor ponsel Agus Rudi tak aktif lagi. "Sehari setelah kejadian, saya sempat nelpon nomornya itu. Aktif, tapi tak diangkat," kata Riko lagi.

 

Kasus kebakaran yang diduga dari BBM oplosan ini juga sudah bergulir ke Polrestabes Medan. Murni, si pemilik rumah melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Medan, Jumat (22/06/2018) lalu, dengan bukti lapor No.STTLP/1283/K/VI/2018/SPKT Restabes Medan.

 

Sebelumnya diketahui, pada Rabu (20/06/2018) malam sekitar pukul 23.30 WIB, rumah permanen milik Murni di Jalan Makmur, Gang Takwa, Dusun VI, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, dilalap api.Warga sekitar menduga, api berasal dari BBM oplosan yang dijual Agus Rudi, selaku penyewa rumah milik Murni.

 

Pun begitu, Agus Rudi sempat membantahnya. "Baru setahun ini. Jualan minyak lampu. Dari garasi ini tadi. Dari korsleting kena ke minyak," jawab Agus saat ditanya kru koran ini sesaat setelah kejadian.(BS04)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pertamina Sumbagut Pastikan Stok BBM Aman, Penyaluran di Medan Berjalan Normal

Peristiwa

Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina pada 1 April 2026

Peristiwa

Idulfitri, Pertamina Sumbagut Hadirkan Layanan PDS BBM & Outlet PDS LPG untuk Kemudahan Akses Energi

Peristiwa

Pertamina Sumbagut Pastikan Ketersediaan Pasokan Energi Selama Ramadan dan Menjelang Idulfitri

Peristiwa

Ramadan dan Idulfitri, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut-Pemkot Banda Aceh Lakukan Pengawasan Takaran BBM dan LPG

Peristiwa

Lebih 10 Jam, Kebakaran Pabrik Sandal Swallow di Medan Deli Belum Padam