Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP dan Kapolri Jenderal Pol Prof HM Tito Karnavian PhD, bersama Menteri Perhubungan RI Ir Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) RI Dr Ir Basuki Hadimuljono MSc PhD, Menteri Pertanian RI Dr Ir H Andi Amran Sulaiman MP, mengikuti rapat Koordinasi lintas Sektoral yang dipimpin oleh Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto di Jakarta, Senin (25/6/20128). Terkait peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa TNI dan Polri akan membantu Kementerian Perhubungan untuk menertibkan aturan-aturan yang berlaku sehingga peristiwa tenggelamnya KM. Sinar Bangun di perairan Danau Toba tidak akan terulang kembali. “Saya dan Kapolri beberapa waktu lalu telah meninjau ke lapangan dan memang banyak aturan-aturan yang dilanggar termasuk di antaranya tidak ada manifes penumpang,” ujarnya. Panglima TNI menyampaikan bahwa sampai saat ini TNI, Polri dan Basarnas terus berupaya melalukan pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun dengan mengerahkan beberapa alat yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut maupun Basarnas. “Mudah-mudahan segera ditemukan dan apa yang telah ditemukan Basarnas dan tim gabungan bahwa adanya titik yang diduga KM Sinar Bangun di dasar danau semoga itu benar yang kita cari, karena diduga kuat masih banyak korban yang terperangkap di dalam kapal tersebut,” harapnya. Pada kesempatan yang sama, Menkopolhukam RI Jenderal TNI (Purn) Wiranto menjelaskan hasil analisa dan evaluasi pengamanaan Idul Fitri 1439 H/2018 M bahwa angka kriminalitas dapat ditekan sehingga laporan-laporan dari daerah dan seluruh wilayah tentang angka kriminalitas selama Lebaran Idul Fitri mudik dan arus balik juga dilaporkan sangat jauh menurun. “Hal ini tidak datang dengan sendirinya, namun merupakan hasil kerja keras dan kerja sama serta koordinasi yang baik dan keikhlasan dari para petugas di lapangan yang telah dapat melaksanakan tugasnya dengan sangat baik,” ujarnya.(Rel)