Beritasumut.com-Danrem 022/PT Kolonel Arm H Khoirul Hadi SE, gelar Safari Ramadan bersama Pemerintahan Kabupaten Labusel dan PTPN, pada Aula Pendopo Bupati di Jalinsum Sosopan, Desa Hadundung, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labusel, Rabu (30/05/2018). Di kesempatan ini, Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Wildan Aswan Tanjung mengemukakan, melihat kondisi ke belakang, banyak teror yang ingin memecah belah umat beragama, oleh karena itu, Wildan menyatakan bahwa teroris bukan Islam. “Teroris bukan Islam, dan Islam itu bukan teroris karena Islam tidak memperkenankan bunuh diri dan kekerasan. Tentunya, apabila dikalangan masyarakat mengetahui adanya hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada aparat keamanan,” sebut Wildan. Masih di acara yang sama, Danrem 022/PT Kolonel Arm H Khoirul Hadi SE, dalam penyampaiannya, juga sepakat menegaskan bahwa teroris itu bukan Islam, Islam bukan teroris. Antisipasinya, dianjurkan kepada masyarakat agar tidak takut dan tetap waspada. “Jangan takut! tapi kita tetap waspada, di mana sebelumnya di Sumatra Utara tepatnya di Tanjung Balai sudah pernah adanya penangkapan terduga teroris. "Dengan adanya kejadian tersebut saya berharap mari kita jaga diri dan lingkungan kita, karena tujuan utama teroris adalah ingin memecah belah dan membuat Negara sendiri,” ujar Danrem. Khoirul Hadi juga menghimbau kepada masyarakat, agar berhati-hati dalam menggunakan IT di media sosial (medsos), karena sekarang ini sudah ada UU yang mengatur tentang IT tersebut. “Mari kita membatasi diri dalam menggunakan medsos, dan jangan menyebarkan dan membuat berita yang tidak bertanggungjawab, tidak jelas sumbernya, serta berita yang memiliki ujaran kebencian, ini ada ancaman pidananya,” bilang Danrem. Kegiatan itu dihadiri, Dandim 0209/LB Letkol CZi Denden Sumarlin SE, Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SH SIK, Wakil Bupati Labusel Drs Khoirul Jupri Harahap, Ketua DPRD Jabaludi Dasopang SSos, Dir SDM PTPN III Seger Budiarjo, Kadis Koperasi dan UMKM Provsu Drs Amran Uthe.(rel)