Panglima TNI Resmikan Empat Satuan Baru TNI

- Sabtu, 12 Mei 2018 01:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052018/4198_Panglima-TNI-Resmikan-Empat-Satuan-Baru-TNI-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi SE MAP dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna SIP meresmikan empat satuan baru dan pergantian nama satuan TNI di Mako Armada III Sorong, Papua Barat, Jumat (11/05/2018).

 

Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan bahwa peresmian empat satuan baru yaitu Divisi Infanteri 3/Kostrad, Komando Armada (Koarmada) III TNI AL, Pasmar 3 Korps Marinir TNI AL dan Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) III, serta pergantian nama satuan TNI yaitu Komando Armada RI Wilayah Barat (Koarmabar) menjadi Koarmada-I dan Komando Armada RI Wilayah Timur (Koarmatim) menjadi Koarmada-II merupakan bagian dari rencana TNI yang telah tertuang dalam Peraturan Presiden Nomer 10 Tahun 2010 dan Peraturan Presiden Nomer 62 Tahun 2016 serta Program 100 hari kerja Panglima TNI.

 

“Dengan adanya Satuan TNI baru ini secara dimensi ruang memenuhi unsur kematraan lengkap, maka diharapkan dapat bekerja secara sinergis dan interoperable, untuk menghadapi ancaman serta memitigasi persoalan di wilayah Indonesia Timur secara cepat,” ujar Panglima TNI.

 

Menurut Panglima TNI, upaya pembentukan empat Satuan TNI baru tersebut, memiliki nilai strategis tinggi dan latar belakang yang cukup kompleks, dikarenakan perkembangan pembangunan kekuatan militer dunia, khususnya di kawasan Asia merupakan salah satu tolok ukur dalam perimbangan kekuatan (balance of power), yang saat ini belanja militer di Asia sudah melampaui Eropa.

 

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa saat ini telah terjadi perubahan paradigma dalam pembangunan kekuatan dan kemampuan militer. Negara-negara Eropa menuju pada perspektif perubahan dari jaman sekarang sampai modern dalam memandang peran militer yang mengarah pada fungsi non-combat untuk menghadapi ancaman-ancaman non-tradisional. ”Sedangkan negara-negara Asia mengalami jalur intelektual berlawanan arah, menuju ke arah modernisasi militer menjadi semakin asertif khususnya pada kekuatan maritim,” pungkasnya.(Rel)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Ratusan Peterjun Kostrad Hiasi Langit Kota Timah Babel

Peristiwa

Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara

Peristiwa

Ketua KADIN dan Walubi Medan Meriahkan HUT ke-80 TNI di Lapangan Merdeka

Peristiwa

Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD

Peristiwa

Pemko Medan Ikuti Pembukaan Bazar Murah Ramadan Oleh Panglima TNI

Peristiwa

Dorong Semangat Baru di Tubuh TNI, 6 Jabatan Strategis Diserahterimakan