Nanny Hadi Tjahjanto: Lestarikan Senam Poco-Poco Sebagai Aset Budaya Bangsa

- Kamis, 03 Mei 2018 10:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052018/7704_Nanny-Hadi-Tjahjanto--Lestarikan-Senam-Poco-Poco-Sebagai-Aset-Budaya-Bangsa.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Senam poco-poco sebagai salah satu kegiatan olahraga yang merupakan bagian kekayaan budaya bangsa Indonesia yang perlu dimasyarakatkan dan dilestarikan. Disamping itu senam poco-poco sangat berguna untuk mendukung gerakan masyarakat hidup sehat.

 

Demikian sambutan Nanny Hadi Tjahjanto selaku Penasehat Khusus dalam Kepanitian Guiness World Record Senam Poco-Poco Nusantara Tahun 2018 yang dibacakan oleh Kolonel Inf Robert pada acara The 6th Jakarta Marketing Week 2018 di Mall Kota Kasablanca, Jakarta Selatan, Rabu (2/5/2018).

 

Nanny menyampaikan rasa hormat dan ucapan terima kasih atas undangan untuk menyaksikan acara The 6th Jakarta Marketing Week 2018. Kegiatan tersebut merupakan upaya untuk memberikan stimulus positif guna meningkatkan interaksi efektif dan produktif berbagai pihak yang saling berkaitan dalam dunia marketing. “Saya menyambut baik dilaksanakan kegiatan Jakarta Marketing Week karena dapat menghubungkan penggemar dan praktisi pemasaran baik dari kalangan artis, bisnis dan pemerintah,” ucapnya.

 

Lebih lanjut Nanny menjelaskan bahwa bangsa Indonesia memiliki praktisi marketing yang kreatif dan handal serta mampu menembus pasar internasional. Produk-produk anak bangsa Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dan ide-ide segar yang perlu diperkenalkan dan menggema di seluruh dunia. “Kita berharap potensi tersebut juga mendapat nilai tambah terlebih dahulu agar memiliki daya saing terhadap produk-produk negara lain,” katanya.

 

Nanny mengajak peserta dan segenap masyarakat Indonesia untuk mensukseskan pencapaian Guiness World Record Senam Poco-Poco Nusantara Tahun 2018. “Acara ini diikuti oleh 65.000 peserta dan digelar secara serentak di Jakarta, Palembang dan Manado serta beberapa kota lain pada 5 Agustus 2018. Ini merupakan salah satu upaya memperkenalkan aset olahraga tradisional dan senam asli Indonesia kepada dunia,” pungkasnya.(Rel)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Yos Arnold Tarigan Jabat Plt Kepala Kajari Madina

Peristiwa

Presiden Prabowo Bahas Respons Ekonomi Global dan Kebijakan Tarif bersama Jajaran Kabinet

Peristiwa

Potongan 20% Tarif Tol Trans Sumatera, Sambut Mudik Lebaran 2025

Peristiwa

Jalan Tol Kuala Tanjung – Indrapura Akan Beroperasi Tanpa Tarif Mulai 9 Maret 2025

Peristiwa

Diskon Tidak Diperpanjang, Ini Tarif Listrik Maret 2025

Peristiwa

Selama Libur Lebaran, Tarif Tol Diskon 20%