Kapolda Sumut Bentuk Tim Kecil Pembahas Over Crowded Lapas Tanjung Gusta

- Jumat, 27 April 2018 21:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042018/8457_Kapolda-Sumut-Bentuk-Tim-Kecil-Pembahas-Over-Crowded-Lapas-Tanjung-Gusta.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Paulus Waterpauw mengaku terkejut, saat melihat banyaknya jumlah tahanan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di lapas Tanjung Gusta. Hal itu dikatakannya saat menjadi pembicara di acara Talk show dalam Rangka Hari Bakti Pemasyarakatan yang diadakan di Lapas Anak Tj Gusta, Jumat (27/04/2018).

 

"Kita baru tahu kalau jumlah WBP sudah melebihi dari yang seharusnya. Sementara penyidik sangat serius dalam bekerja menetapkan tersangka yang nantinya akan dilimpahkan ke kejaksaan," ungkapnya.

 

Paulus menyampaikan selama menjabat menjadi Kapolda Sumut, baru kali ini dia duduk bersama dengan pihak Kemenkumham. Karenanya, menurut dia, kondisi ini merupakan suatu hal yang menarik untuk dibahas. "Saya pikir hasil pertemuan kita ini ditunggu sama pihak Menteri dan Polri apa solusi yang akan dibuat ke depan," ujarnya.

 

Untuk itu, Kapolda menyebutkan, dalam waktu dekat, pihaknya akan membentuk tim kecil. Tim ini nantinya akan diisi oleh pihak kepolisian, jaksa dan pihak lembaga pemasyarakatan. "Sistem penangkapan dan penahanan yang sudah ada akan kita bahas dengan cara duduk bersama. Yang pasti kita bahas saat tim kecil nanti sudah terbentuk," jelasnya.

 

Paulus menuturkan, kedatangan dirinya ke talk show ini sebagai narasumber terkait over Crowded yang terjadi di lapas khususnya tanjung Gusta. "Apa yang menjadi semangat kami diawal penyidikan terlihat di muara akhir yaitu di lapas. Maka dari itu kita akan duduk bersama dengan pihak Pengadilan, Kejaksaan dan Kakanwil Kemenkumham. Kita akan diskusikan sebagai sebuah catatan konsepsi untuk pimpinan negara," paparnya.

 

Over Crowded ini, kata Kapolda, sudah tidak bisa lagi dibiarkan, karena dengan dinamika masyarakat saat ini apalagi dengan kasus narkoba yang sedang marak diberantas. "Menurut saya pribadi Over Crowded ini tidak bisa terus terjadi. Maka dari itu kita satukan pikiran, satukan konsep dan akan kita dorong lewat pimpinan kita masing-masing untuk dimaknai," imbuhnya.

 

Paulus Waterpauw mengaku, pihaknya merasa kesulitan karena setiap penyidikan yang dilakukan penyidik tidak bisa dipertimbangkan. Misalnya, orang yang hukumannya ringan, berat atau yang dilepaskan. Apalagi sambung dia, sekarang ini sistem ke masyarakat transparan. Sehingga apa yang dilaporkan masyarakat pasti ditanggapi dan akan di feedback dengan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dan sebagainya. "Itu merupakan bagian-bagian yang perlu dibahas secara terpadu," ucapnya.

 

Dia mengaku, pembinaan terus dilakukan artinya pihaknya selalu berkordinasi baik dengan seluruh Kapolres, Kapolsek dan Kalapas mengenai masalah over Crowded ini. Maka dari itu, sambungnya, pihaknya akan membuat workshop terkait over Crowded ini. "Saya baru tahu kalau di lapas untuk duduk saja sudah susah. Ini tidak bisa seperti ini. Tidak bisa kita terus bertahan seperti ini," pungkasnya. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Wakapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan Safari Ramadan di Menteng, Beri Santunan Anak Yatim

Peristiwa

Rapim Polda Sumut Tahun 2025, Kapolda Instruksikan Tekan Angka Kecelakaan Lalulintas dan Kurangi Kemacetan

Peristiwa

Resolusi Kapolda Sumut di Tahun 2025: Ekonomi dan Taraf Hidup Rakyat Meningkat

Peristiwa

Kapolda Sumut: Perayaan Malam Tahun Baru di Medan Aman dan Kondusif

Peristiwa

Open House di Rumdin Kapolda Sumut, Pj Gubernur Sumut Bersyukur Perayaan Natal Berjalan Kondusif dan Aman

Peristiwa

Plt Walikota Binjai Apresiasi 'Jumat Curhat' Polda Sumut