Generasi Penerus Bangsa Dituntut Responsif Sikapi Perubahan Zaman

- Kamis, 26 April 2018 01:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042018/6320_Generasi-Penerus-Bangsa-Dituntut-Responsif-Sikapi-Perubahan-Zaman.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Generasi penerus bangsa dituntut untuk responsif dan cerdas dalam menyikapi perubahan zaman, khususnya pesatnya kemajuan teknologi di berbagai bidang yang secara langsung maupun tidak langsung memberikan pengaruh pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Untuk itu, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus memperkuat wawasan kebangsaan dan meningkatkan kesadaran terhadap ketahanan nasional.

 

Demikian amanat tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr Didit Herdiawan MPA MBA saat memberikan kuliah umum (studium generale) di hadapan 474  Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), bertempat di Aula Barat ITB, Jl. Ganesa No. 10 Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/4/2018).

 

Menurut Marsekal Hadi, forum ini akan semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa sebagai fondasi dasar dalam memperkuat wawasan kebangsaan dan mewujudkan ketahanan nasional yang tangguh untuk mampu merespons, menyikapi dan menghadapi fenomena kontemporer, tantangan bangsa dan negara yang semakin kompleks.

 

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa kehidupan nasional saat ini menghadapi berbagai tantangan sebagai dampak dari dinamika perkembangan lingkungan strategis, baik global maupun regional, berikut segala isu yang dibawanya. Menurutnya, derasnya pengaruh global telah mempengaruhi seluruh aspek kehidupan bangsa dan isu-isu global yang terus merasuk di tengah kehidupan bangsa Indonesia. 

 

“Isu persaingan dagang, demokratisasi, HAM, pasar bebas, lingkungan hidup, radikalisme, terorisme internasional, permasalahan energi, pangan, perubahan iklim dan keamanan nasional, telah menjadi keniscayaan yang harus dihadapi oleh bangsa Indonesia,” ujarnya.

 

Panglima TNI mengatakan bahwa semua pengaruh itu saat ini juga menimbulkan permasalahan nasional yang telah mengancam nasionalisme, patriotisme, militansi dan jati diri bangsa Indonesia yang berpengaruh langsung dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Menurutnya, semua itu mengakibatkan lunturnya social capital  bangsa dengan ditandai rendahnya rasa toleransi di antara sesama anak bangsa, rendahnya semangat kesetiakawanan sosial, menurunnya semangat bergotong royong dalam kehidupan, serta menjauhnya semangat bermufakat dan bermusyawarah dalam menangani masalah yang ada di dalam masyarakat.  “Rasa persatuan dan kesatuan, semangat untuk bersatu terkadang mengalami goncangan, padahal semangat itulah yang sangat kita butuhkan,” tegasnya.

 

Di sisi lain, Panglima TNI menginginkan agar generasi muda, khususnya para mahasiswa terus menerus berpartisipasi dan memberikan kontribusinya untuk pembangunan bangsa, melakukan suatu proses pembelajaran sekaligus pengkaderan kepemimpinan untuk menerima tugas dan peran pada saatnya nanti. “Para mahasiswa juga harus menjadikan proses pengembangan demokrasi di kalangan kampus, sekolah, atau di manapun untuk memekarkan dan mematangkan pengalaman di dalam mengelola sumber daya dengan kaidah-kaidah manajemen yang benar,” terangnya.

 

“Mahasiswa akan senantiasa menjadi kebanggaan bukan hanya bagi kampus, tetapi juga menjadi kebanggaan kita semua, kebanggaan bangsa Indonesia. oleh karena itu, tantangan ada pada para mahasiswa, calon-calon pemimpin bangsa untuk terus membangun diri dengan miliki sikap dan sifat yang unggul,” tutup Panglima TNI.(Rel)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Ratusan Peterjun Kostrad Hiasi Langit Kota Timah Babel

Peristiwa

Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara

Peristiwa

Ketua KADIN dan Walubi Medan Meriahkan HUT ke-80 TNI di Lapangan Merdeka

Peristiwa

Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD

Peristiwa

Pemko Medan Ikuti Pembukaan Bazar Murah Ramadan Oleh Panglima TNI

Peristiwa

Dorong Semangat Baru di Tubuh TNI, 6 Jabatan Strategis Diserahterimakan