Beritasumut.com-Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Km 16-17 arah Pematang Siantar-Medan, Nagori Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Selasa (24/04/2018) malam. Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Hendri ND Barus SH SIK mengungkapkan kecelakaan maut ini melibatkan mobil Bus PT Paradep Trans BK 7357 UD yang dikemudikan oleh Hendrik (39) warga Dusun Rebah, Desa Limbong, Kecamatan Dolok Marlawan, Kabupaten Serdang Bedagai yang melarikan diri usai kejadian dengan mobil Mitsubishi Dump truck BK 8256 XC yang dikemudikan oleh Robi Darwis (32) warga Jalan Satria, Kelurahan Mekar Sari, Delitua, serta mobil Truk Boks BK 9107 MO yang dikemudikan oleh Mirwanto (30) warga Desa Durian, Kecamatan Pantai labu, Deli Serdang. Sementara itu, satu korban meninggal adalah kernet Bus PT Paradep Trans atas nama Ibnu Sabil (25) warga Bukit Maraja, Nagori Marihat bukit, Kecamatan Gunung Malela, Simalungun.Ibnu mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian."Saat terjadinya kecelakaan cuaca hujan gerimis, pada malam hari merupakan daerah Perkebunan Karet milik PT Bridgestone, Jalan merupakan jalan negara, dengan lebar jalan 7 meter, permukaan jalan baik, datar, lurus pandangan bebas," ujar AKP Hendri. AKP Hendri menyebutkan, kecelakaan diduga terjadi karena Bus Paradep yang datang dari Medan menuju Pematang Siantar melaju dengan kecepatan tinggi.Setibanya di tempat kejadian pengemudi mobil bus tersebut tidak memperhatikan di depannya ada dump truk sedang berhenti karena mengalami kerusakan. Kecelakaan pun tak terhindarkan. Selanjutnya mobil bus hilang kendali dan menabrak mobil boks yang pada saat bersamaan datang dari arah berlawanan. "Para korban kemudian kita bawa RS Mina Padi dan RS Horas Insani sedangkan korban meninggal dunia dibawa ke Ruang Jenajah RSUD Pematang Siantar dan kita lakukan koordinasi dengan pihak PT Jasa Raharja," pungkas AKP Hendri.(BS04)