Beritasumut.com-Kabid Humas Polda Sumut (Poldasi) Kombes Pol Rina Sari Ginting mengungkapkan jika Wakapolres Labuhanbatu, Kompol Andi Chandra tidak akan mendapatkan kenaikan pangkat dari institusi Polri sebagai bentuk penghargaan terakhir yang diberikan kepadanya. Seperti diketahui, Kompol Andi yang merupakan Wakapolres Labuhanbatu meninggal akibat karamnya kapal Speedboat yang ditumpanginya, Sabtu (21/04/2018) lalu."Tidak ada pemberian kenaikan pangkat bagi Kompol Andi Chandra," ungkap Rina kepada wartawan, Senin (23/04/2018). Namun Rina mengakui, jika kedua anak almarhum Kompol Andi Chandra, akan diberikan bantuan beasiswa pendidikan dari kepolisian. Hal itu sebagai bentuk penghargaan yang diberikan kepada keluarganya."Bapak Kapolda (Irjen Pol Paulus Waterpauw) mengusulkan ke Mabes Polri untuk diberikan bantuan pendidikan kepada anak almarhum," katanya. Begitupun, terkait kejadian, Rina mengatakan bahwa kepolisian akan melakukan penyelidikan atas karamnya Speedboat yang ditumpangi rombongan Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang tersebut. Hal itu untuk mengetahui lebih lanjut penyebab kecelakaan sampai terjadi."Terkait dengan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan (speedboat tenggelam), akan dilaksanakan," jelasnya. Sementara itu, jenazah Kompol Andi telah disemayamkan dikampung halamannya di Huta III Nagori Bandar Malela, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun. Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw saat menghadiri upacara pemakaman tradisi kepolisian jenazah Almarhum Kompol Andi mengatakan, upacara tersebut sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan Polri terhadap jasa dan pengabdian Alm Kompol Andi semasa hidupnya. Seperti diberikan sebelumnya, kecelakaan yang menewaskan Kompol Andi Chandra terjadi saat speadboat rombongan Kapolres Labuhanbatu, hendak akan menuju Tangkahan Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, usai menghadiri acara di Desa Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Diduga, speadboat yang ditumpangi tujuh anggota Polri itu, menabrak tunggul kayu di perairan Desa Sei Lumut, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, sehingga mengalami kebocoran dan tenggelam.(BS04)