Beritasumut.com-Berawal dari pangkas rambut, RD (34) warga Jalan STM lingkungan VII, Kelurahan Galang, Kabupaten Deli Serdang, kemudian diamankan Polsek Perdagangan, Sabtu (21/04/2018). Dari informasi dihimpun, penangkapan RD berawal dari adanya laporan Dika Danu Diharja (34) warga Huta V, Nagori Pem. Kerasaan Rejo, Kec. Bandar, Kab. Nomor:LP/75/IV/2018/Simal Dagang, tanggal 21 April 2018. Plh Kapolsek Perdagangan AKP M Syafii menjelaskan, RD dilaporkan korbannya karena telah membawa lari sepeda Yamaha Vixion BK 6637 TAR miliknya saat sedang makan di Jalan Sudirman, Kelurahan Perdagangan 3, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Jumat (20/04/2018). "Dari pengakuan korban, modus pelaku pertama-tama turun dari bus yang datangnya dari arah Siantar, pelaku dengan berpakaian dinas TNI AD berpangkat Sertu mendatangi korban di tempat kios pangkas rambut yang terletak di Nagori Marihat Bandar untuk dipangkas oleh korban." "Di saat korban memangkas pelaku lalu pelaku menawarkan kepada korban bahwa ada 100 orang anggota Korem yang mau pangkas dan pelaku mengatakan bahwa ianya disuruh komandannya untuk mencari tukang pangkas, kemudian korban dengan pelaku tawar-menawar harga dan kesepakatannya pelaku mendapat komisi per kepala Rp 2 ribu dan harga sudah sepakat," papar AKP Syafii. Singkat cerita, pelaku mengajak korban ke Koramil. Namun saat di tengah perjalanan, pelaku singgah ke rumah makan. Sementara kunci motor korban dibawa pelaku. "Kemudian pelaku pura-pura beli rokok di depan rumah makan tersebut. Setelah ditunggu lama, korban melihat motornya yang di parkir sudah tidak ada lagi," jelas AKP Syafii. Pada malam harinya, lanjut AKP Syafii, korban mendengar jika ada orang yang dihajar warga dengan mengendarai motor Vixion. Penasaran, korban pun mengecek dan benar sepeda motor miliknya telah dibawa pelaku."Jadi pelaku ini dihajar warga karena pernah mencuri motor yang dikenali pemiliknya.Pelaku kemudian diamankan di Polsek Lima Puluh Kota, Batubara. Dari tangan pelaku, kita amankan motor Yamaha Vixion BK 6637 TAR berpangkat Sertu," pungkas AKP Syafii.(BS04)