Beritasumut.com-Musa Rajeckshah (Ijeck) datang ke Mako Brimob Jalan KH Wahid Hasyim, Sabtu (21/04/2018). Calon Wakil Gubernur Sumut nomor urut 1 itu hadir untuk menjalani pemeriksaan atas pusaran kasus suap yang melibatkan mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujonugroho. Pantauan di lapangan, Ijeck tiba dengan mengendarai mobil toyota Alphard nomor polisi BK 9 TD sekitar pukul 10.37 WIB dan keluar sekitar pukul 13.15 WIB.Karena sedang hujan lebat, mobil Alphard dengan nomor polisi BK 9 TD yang hendak menjemput Ijeck langsung menuju lobi aula utama.Tidak ada yang disampaikan Ijeck usai diperiksa penyidik KPK, dia langsung pergi meninggalkan Mako Brimob. Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menyebut, hari ini tim penyidik meneruskan proses pemeriksaan terhadap 2 saksi sejak pagi yakni Tengku Erry Nuradi sebagai Gubernur Sumut dan Ijeck.Selain memeriksa Ijeck dan Tengku Erry, Febri juga mengatakan penyidik akan memeriksa sekitar 18 saksi lain dari unsur Pemprov Sumut, staf DPRD dan pihak swasta. "Sampai saat ini, sekitar 94 saksi telah diperiksa sejak penyidik berada di Medan dari Senin-Minggu ini. Secara total sekitar 152 saksi telah diagendakan pemeriksaannya," jelasnya. Seperti diketahui, KPK mulai melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi atas 38 tersangka baru sejak, Senin (16/04/2018) kemarin. Sebelumnya ada sejumlah nama yang lebih dahulu diperiksa antara lain M Nuh (PKS), Raudin Purba (PKS), Hidayatullah (PKS), Layari Sinukaban (Demokrat), M Nasir (PKS), Irwansyah Damanik (PAN), Syamsul Hilal (PDIP), Robert Nainggolan (Demokrat), Siti Aminah (PKS), Isma Fadli Pulungan (Golkar), Ahmad Ikhyar Hasibuan (Demokrat), Mega Lia Agustina (Demokrat), Amsal Nasution (PKS). Selanjutnya, Ristiawati (Demokrat), Sutrisno Pangaribuan (PDIP), Melizar Latief (Demokrat), Novita Sari (Golkar), Evi Diana Sitorus (Golkar), Rahmat Hasibuan (Demokrat), Aduhot Simamora (HANURA), Tagor Simangunsong (PDIP), Hamami Sulbahsan (Hanura), Hasban Ritonga (Mantan Sekdaprovsu), Sulaiman Hasibuan (Kabiro Hukum), Kepala Dinas Koperasi Amran Uteh, Kepala Dinas Pariwisata Hidayati, dan taf Ahli Gubernur Elisa Marbun. (BS07)