Peringatan Hari Buruh, FSPMI Sumut Siapkan Pasukan di 12 Kabupaten/Kota

- Rabu, 18 April 2018 22:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042018/9567_Peringatan-Hari-Buruh--FSPMI-Sumut-Siapkan-Pasukan-di-12-Kabupaten-Kota.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Willy Agus Utomo, Ketua FSPMI Sumut
Beritasumut.com-Elemen buruh yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyatakan akan menggelar aksi dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2018 mendatang. Hal ini disampaikan Ketua FSPMI Sumut, Willy Agus Utomo dalam keterangan persnya kepada wartawan, Rabu (18/04/2018).

 

Menurutnya, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day adalah sejarah kaum buruh dalam menuntut perbaikan kesejahteraannya. Pada momen May Day kali ini, Willy mengkritisi pemerintahan Joko Widodo yang saat ini semakin jauh bahkan tidak peduli dengan kondisi kaum buruh Indonesia. Hal ini terbukti dengan dikeluarakannya beberapa kebijakan atau peraturan yang mengebiri hak-hak kaum buruh, di antaranya PP 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan dan Perpres 20 Tahun 2018 Tentang Tenaga Kerja Asing. "Bebasnya tenaga kerja asing, menjadi momok bagi kaum buruh. Jia hal ini dibiarkan, maka peluang kerja bagi buruh lokal makin sulit, apa pemerintah sudah buta akan hal ini," kata Willy.

 

Willy menjelaskan, jika pengangguran meningkat, amanat konstitusi yaitu warga negara Indonesia mempunyai hak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak tidak akan tercapai. Atas dasar itu, FSPMI Sumut menolak tegas tenaga kerja asing yang tidak memiliki keterampilan masuk mengambil lapangan pekerjaan yang seharusnya dapat dimasuki pekerja Indonesia. "Berdasarkan hal tersebut, kami FSPMI Sumut akan bergerak aksi turun ke jalan pada May Day, sebanyak 12 kabupaten/kota akan melakukan aksi di kantor-kantor pemerintahan masing masing untuk mengusung tuntutan buruh," ungkap Willy.

 

Willy merinci, buruh FSPMI yang bergerak nantinya berasal dari Medan, Deli Serdang, Serdangbedagai (Sergai) , Tebingtinggi, Batubara, Labuhanbatu Utara (Labura), Labuhanbatu Selatan (Labusel), Labuhanbatu, Padanglawas Utara (Paluta), Pandangsidempuan, Padanglawas (Palas) dan Mandailing Natal (Madina). "Untuk teknis, tujuan dan managemen aksi, nanti kita sampaikan selanjutnya," ujar Willy.

 

Lebih lanjut, dalam aksi May Day nanti, FSPMI Sumut akan mengusung beberapa poin tuntutan secara nasional yang diberi tema tiga tuntutan rakyat dan buruh (Tritura Plus) serta beberapa tuntutan kasus perburuhan di Sumatera Utara. Tuntutan pertama, turunkan harga beras, listrik dan bahan bakar minyak (BBM) serta wujudkan kedaulatan pangan dan ketersedian energi, kedua tolak upah murah, cabut PP 78 tahun 2015 dan jadikan KHL 84 item, ketiga Tolak TKA yang tidak memiliki keterampilan, plus hapus outsourcing dan 2019 pilih presiden yang pro buruh. "Untuk tuntutan daerah, kami meminta agar Gubsu peduli terhadap buruh, Disnaker Sumut segera menyelasiakan kasus-kasus perburuhan yang bertahun tahun tidak terselesaikan," pungkasnya. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Segera Sampaikan Laporan Keuangan TA 2024, Pemprov Sumut Targetkan Opini WTP Ke-11

Peristiwa

Pemprov Sumut dan MUI Tandatangani Piagam Kesepahaman Pembangunan Masyarakat Maju dan Berakhlak

Peristiwa

Apel Perdana 2025, Pj Gubernur Sumut Ingatkan ASN Terus Berikan Layanan Terbaik pada Masyarakat

Peristiwa

Peringatan May Day 2024, Pj Gubernur Sumut Dapat Penghargaan dari Serikat Pekerja/Buruh Sumut

Peristiwa

Peringatan May Day, Walikota Berbaur dan Bersuka Cita Bersama Buruh Kota Pematangsiantar

Peristiwa

May Day, Ini Harapan Wakil Walikota Medan Kepada Para Buruh