Beritasumut.com-Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tapanuli Tengah (Dinas PP dan PA Kabupateng Tapteng) melaksanakan Sosialisasi terkait Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bertempat di Gedung Binagraha (Aula) Kantor Bupati Tapteng, pertengahan pekan kemarin. Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani diwakilkan oleh Asisten Administrasi dan Umum Drs Herman Suwito MM dalam arahannya mengatakan bahwa sosialisasi terkait dengan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang dilaksanakan pada saat ini adalah merupakan pelaksanaan pembangunan yang perlu memperhatikan keadilan gender sebagai salah satu syarat untuk mencapai hasil pembangunan yang berkeadilan gender dan membawa manfaat baik bagi laki-laki maupun perempuan. Salah satu syarat untuk mencapai pembangunan yang memperhatikan keadilan gender adalah adanya analisis gender terhadap masing-masing program pembangunan yang dilaksanakan di semua sektor pembangunan.“Tujuan pembangunan kesetaraan gender adalah memperkuat kemampuan negara untuk berkembang, mengurangi kemiskinan dan mengakhiri kesenjangan ekonomi. Dalam kaitan ini, mempromosikan kesetaraan gender adalah bagian utama dari strategi pembangunan dalam rangka untuk memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat secara kompleks,” ujarnya dilansir dari laman tapteng.go.id, Minggu (15/04/2018). “Gender berkaitan pula dengan proses keyakinan sebagaimana seharusnya laki-laki dan perempuan berperan dan bertindak sesuai dengan tata nilai yang terstruktur. Dengan demikian, kesetaraan gender merupakan kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperolaeh kesempatan serta hak-haknya sebagai manusia,” sambungnya. Sementara itu, Kepala Dinas PP dan PA Tapteng Nursyam SKM MKes diwakilkan oleh Kepala Bidang Data Informasi Gender dan Anak Masyuni Nasution SSos menjelaskan tentang maksud dan tujuan sosialisasi yang dilakukan yaitu meningkatkan status, fungsi dan peran perempuan dalam rangka mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender, meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan anak, terwujudnya keterlibatan perempuan dalam jabatan publik, dan membangun anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, beriman dan bertaqwa. Sedangkan Kepala Dinas PP dan PA provinsi Sumatera Utara (Provsu) Dra Marhamah MSi menyampaikan pemaparannya terkait kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, yaitu dengan judul Evaluasi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Menyongsong Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2018. “Anugerah Parahita Ekapraya (APE) merupakan penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota (Gubernur, Bupati dan Walikota) yang mempunyai komitmen tinggi dalam pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui pelaksanaan Strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) di berbagai bidang kehidupan dan sektor pembangunan,” ungkap Marhamah.(BS02)