Kepala BNN Resmikan Loka Rehabilitasi di Lubuk Pakam

- Kamis, 12 April 2018 22:35 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042018/376_Kepala-BNN-Resmikan-Loka-Rehabilitasi-di-Lubuk-Pakam.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS05
Beritasumut.com-Loka Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Deli Serdang yang merupakan terbesar di Sumatera Utara yang terletak di Jalan Karya Jasa, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, Lubuk Pakam diresmikan pada Kamis (12/04/2018).

 

Peresmian ini langsung dilakukan Kepala BNN RI Komjen Pol Drs Heru Winarko SH didampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Nurhajizah Marpaung, anggota DPR RI dari Komisi III Trimedya Panjaitan dan Hasrul Azwar, Plt Bupati Deliserdang Zainuddin Mars serta tamu undangan lainnya.

 

Wagubsu dalam sambutannya mengatakan banyak anak-anak bangsa Indonesia yang menjadi penerus bangsa yang menjalani hukuman di penjara karena terlibat peredaran narkoba.Menurutnya, membangun panti rehabilitasi pecandu narkoba tanpa menutup pintu masuk narkoba ke Sumatera Utara tidak akan berarti."Sekolah-sekolah sejak SMP sudah dilanda narkoba, kalau SD syukur masih murni. Kami mengucapkan terimakasih atas diresmikannya Loka rehabilitasi,” kata Nurhajizah Marpaung.  

 

Sementara itu, Kepala BNN Komjen Pol Heru menerangkan, untuk memberantas peredaran narkoba tidak hanya panti rehabilitasi dan menangkap saja. Namun, menurutnya, saat ini Indonesia harus melakukan open ship (pencegahan) narkoba masuk ke Indonesia yang melibatkan semua pihak termasuk kedutaan besar (Kedubes) Indonesia di luar negeri. 

 

"Kedubes Indonesia di luar negeri harus mampu memberikan informasi kepada pemerintah peredaran barang-barang illegal dari luar negri termasuk Indonesia. Kita harus open ship jangan bertahan saja seperti selama ini, Indonesia sering dijadikan tempat persinggahan narkoba dari luar negeri,” terang Heru.

 

Dirinya pun menegaskan jika saat ini pihaknya fokus terhadap 26 jaringan narkoba yang mengedarkan narkoba di Indonesia. "Kita fokus ke sindikat dan jaringan, kalau pedagangnya (pengedar narkoba, red) kita serahkan ke pihak terkait. Target kita tahun ini ada 26 jaringan baik domestik dan internasional, tahun lalu hanya 24 jaringan. Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga harus dimaksimalkan untuk menjegah peredaran narkoba. Sumut peringkat kedua peredaran narkoba untuk Indonesia,” tegasnya.  

 

Dia juga menjelaskan jika Loka Rehabilitasi BNN Deli Serdang mampu menampung 150 orang residen. "Hari ini kita resmikan Loka Rehabilitasi BNN Deli Serdang yang merupakan terbesar di Sumatera Utara, saat ini menampung 50 orang residen,” jelasnya.

 

Setelah meresmikan, Heru Winarko serta rombongan meninjau fasilitas di Loka Rehabilitasi BNN Deli Serdang seperti poli gigi, radiologi, laboratorium, ruang IGD, apotek, ruang stabilisasi, mesin X Ray, lapangan olahraga, musholla serta fasilitas lainnya. Heru Winarko pun sempat memberi semangat kepada para residen agar tidak lagi terjerat penyalahgunaan narkoba. (BS05)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Polrestabes Medan Sikat Rayap Besi-Narkoba, 15 Hari, 147 Tersangka Ditangkap

Peristiwa

Polisi Sergap 2 Orang Pemuda Pengedar Sabu di Jalan Pasar III Medan

Peristiwa

Barak Narkoba dan Judi Tembak Ikan di Desa Durin Simbelang Eksis Beroperasi

Peristiwa

Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 12 Kg Sabu Asal Malaysia

Peristiwa

Terkait Pengungkapan Jaringan Narkoba, Praktisi Hukum Hans Silalahi : Silahkan Buktikan di Pengadilan

Peristiwa

Gubernur Sumut Apresiasi Upaya Polda dan Kodam I/BB Berantas Judi dan Narkoba