Tim Gabungan Internal dan Eksternal Diturunkan Periksa Kejiwaan Mantan Kasat Reskrim Polresta Medan

- Selasa, 10 April 2018 23:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042018/3710_Tim-Gabungan-Internal-dan-Eksternal-Diturunkan-Periksa-Kejiwaan-Mantan-Kasat-Reskrim-Polresta-Medan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian Djajadi mengungkapkan, Tim Ahli Forensik Kejiwaan Gabungan dari internal Polri dan eksternal akan diturunkan untuk memeriksa kejiwaan mantan Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Fahrizal yang menembak adik iparnya hingga tewas.

 

"Kita sudah menurunkan ahli forensik dari Mabes Polri (internal) untuk memeriksa kejiwaan Kompol F. Dan mereka bilang, Kompol F harus 

dilakukan pemeriksaan kejiwaan intensif minimal selama 14 hari," kata Andi Rian kepada wartawan, Selasa (10/04/2018).

 

Dari pemeriksaan itu, sambungnya, barulah akan diketahui apa penyebab sebenarnya peristiwa yang dialami Wakapolres Lombok Tengah, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) itu."Jadi kita mau cari tahu dulu, apa penyebab sehingga adik kita itu bisa melakukan penembakan terhadap adik iparnya sendiri," ujar pria dengan tiga melati di pundaknya itu.

 

Andi Rian mengaku, timnya menurunkan tim ahli forensik gabungan dari internal dan eksternal dikarenakan selama proses penyelidikan, Kompol Fahrizal merasa seolah-olah dia tidak berada di ruang penyidikan atau tidak sedang diperiksa."Dia (Kompol F) merasa kalau dirinya seolah-olah masih dalam pekerjaan (sebagai seorang polisi). Malah dia mengatakan kepada penyidik, udah dulu ya. Saya capek kali ini. Mau pulang dulu," kata Andi Rian meniru ucapan Kompol F saat diperiksa penyidik.

 

"Kalau dianalogikan secara logika, kemungkinan ini tidak bisa terjawab. Karena diri dan kejiwaan Kompol F masih terganggu. Makanya kita melakukan pemeriksaan kejiwaan yang dibantu dari tim Mabes (internal) dan ahli psikologi dari luar (eksternal). Karena pemeriksaan yang dilakukan seperti layaknya orang normal, tidak bisa dilakukan kepada Kompol F.Untuk prosesnya, kita masih dalam penyelidikan. Jadi saya harap kalian sabar. Kalau sudah ada titik terang, pasti kan kita kabari," paparnya.

 

Dia menambahkan, segala upaya akan dilakukan pihaknya untuk mengetahui kenapa penembakan itu bisa terjadi. "Saya sangat berharap kepada kawan-kawan, agar tidak memasukkan opini dalam memberikan pertanyaan terkait kasus ini. Kita bergerak berdasarkan fakta di lapangan. Biar informasinya tidak simpang siur," pungkasnya.(BS04)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Sepanjang Ramadan, Satreskrim Polrestabes Medan Berantas Begal dan Polisi Gadungan

Peristiwa

Fariz RM Ditangkap di Bandung, Polisi Amankan Barang Bukti Sabu hingga Ganja

Peristiwa

Setahun, Laporan Mantan Tekab Narkoba Polrestabes Medan Tak Diproses

Peristiwa

Israel Kembali Gempur Gaza, 3 Polisi Tewas

Peristiwa

Tim Gabungan Polda Sumut dan Polrestabes Medan Tembak Komplotan Spesialis Bongkar Rumah Mewah

Peristiwa

Soal Klaim Bandar Narkoba Ngaku Setor Rp160 Juta ke Polisi di Labuhanbatu, Ini Penjelasan Polda Sumut