Panglima TNI: Pemuda Pemimpin Masa Depan Bangsa

Herman - Selasa, 10 April 2018 14:11 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042018/3053_Panglima-TNI--Pemuda-Pemimpin-Masa-Depan-Bangsa.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, mengatakan, bahwa pemuda pemimpin masa depan bangsa, oleh karena itu pendidikan karakter bagi generasi muda menjadi sangat penting dan harus terus menerus dilakukan oleh semua pihak demi harapan dan masa depan bangsa Indonesia.

 

Demikian sambutan tertulis Panglima TNI yang dibacakan Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedi Permadi SE MM DS, dihadapan 368 Siswa-Siswi SMA Taruna Nusantara pada acara pembekalan kepada peserta Karya Wisata Kelas XI yang bertemakan “Dengan Karya Wisata Edukasi Kita Siapkan Kader Pemimpin Bangsa Yang Berkarakter dan Handal”, di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (10/04/2018).

 

“Kita harus menyiapkan kader pemimpin bangsa yang berkarakter dan handal sejak dini memang perlu dilakukan mengingat makin dinamis dan kompleksnya tantangan yang dihadapi bangsa dan negara,” tegas Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

 

Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan bahwa kepemimpinan yang diharapkan adalah kepemimpinan Pancasila yang memiliki sifat kepemimpinan modern, seperti berorientasi jauh ke depan dalam menentukan kebijaksanaan dan memecahkan persoalan, masa yang akan akan datang selalu diperhitungkan. “Kita bukan hidup untuk masa lampau, tetapi hidup untuk menyongsong masa yang akan datang,” ucapnya.

 

Sifat kepemimpinan modern yang kedua menurut Panglima TNI yaitu berlandaskan pola pikir ilmiah, dalam mengambil keputusan harus sesuai dengan permasalahan serta diperlukan data dan informasi sebagai analisis dan kesimpulan. Ketiga, berpegang pada prinsip efisien dan efektif, dipadukan dengan nilai atau azas Pancasila agar terdapat tercapai keselarasan,  keserasian dan keseimbangan.

 

Dalam sambutannya, Panglima TNI juga mengatakan bahwa setiap lembaga pendidikan termasuk SMA Taruna Nusantara, memiliki tugas utama mengembangkan kemampuan nilai-nilai akademis, dan terkandung tugas paling mulia dalam rangka mengembangkan potensi kepemimpinan sebagai generasi penerus bangsa di masa depan.

 

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, karakter mengandung arti suatu tingkah laku dari manusia yang berbudi luhur dan tumbuh sebagai kebiasaan serta dapat berubah akibat pengaruh lingkungan.  “Oleh karena itu, perlu usaha membangun karakter dan menjaganya agar tidak terpengaruh oleh hal-hal yang menyesatkan dan menjerumuskan,” katanya.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Ratusan Peterjun Kostrad Hiasi Langit Kota Timah Babel

Peristiwa

Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara

Peristiwa

Ketua KADIN dan Walubi Medan Meriahkan HUT ke-80 TNI di Lapangan Merdeka

Peristiwa

Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD

Peristiwa

Pemko Medan Ikuti Pembukaan Bazar Murah Ramadan Oleh Panglima TNI

Peristiwa

Dorong Semangat Baru di Tubuh TNI, 6 Jabatan Strategis Diserahterimakan