Beritasumut.com-Subandi (50) warga Dusun II, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Batang Kuis yang menikam dada dan perut Mawarti Lubis (48) istrinya di dapur rumah pada Kamis (5/4/2018) lalu, ternyata kurang bergaul dengan tetangganya dan masyarakat sekitarnya. Saat kediaman Subandi disambangi pada Sabtu (07/04/2018), rumah permanen tanpa plester yang dihuni Subandi tertutup rapat. Police line (garis Polisi) masih terlihat melilit rumah Subandi. Tetangga Subandi pun tak tahu banyak mengenai pria penarik becak dayung ini. Menurut wanita berkulit hitam manis dan beranak tiga, usai menarik becak, Subandi pulang ke rumah sore hari usai mengais rezeki dengan becak dayungnya. Namun para tetangga Subandi tak dapat memastikan apakah Subandi sering cekcok dengan istrinya atau tidak. Berbeda dengan istrinya yang suka bergaul dengan tetangganya, tapi Subandi dikenal kurang bergaul dengan tetangga. Tetangga Subandi pun tidak tau pasti dimana Subandi mangkal menarik becak. "Istrinya jualan bakso bakar jajanan anak-anak dengan meja di pinggir jalan tak jauh dari kediamannya. Subandi duluan tinggal di sini daripada kami. kami baru lima tahun tinggal di sini. Subandi sudah 7 tahunan," jelasnya. Sedangkan, Subandi kepada sejumlah wartawan mengaku menyesal telah menikam istrinya. Karena selain harus meringkuk di jeruji besi, Subandi dipastikan tak dapat menghadiri pernikahan Suhaila Abni (21) anak dari istri pertamanya yanng rencananya akan menikah usai lebaran nanti. Subandi pun mengaku sudah mengingatkan isterinya agar tidak ribut karena khawatir dirinya silap dan akan melakukan tindakan yang dapat berakibat fatal. Namun meski Subandi sudah memperingatkan, tapi istrinya tetap ribut sehingga Subandi nekad menikam istrinya.(BS05)