Polres Asahan Berhasil Lumpuhkan Komplotan Perampok Spesialis Bobol Rumah

- Kamis, 05 April 2018 22:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042018/9298_Polres-Asahan-Berhasil-Lumpuhkan-Komplotan-Perampok-Spesialis-Bobol-Rumah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com–Unit Jahtanras Satreskrim Polres Asahan terpaksa melumpuhkan komplotan pelaku perampokan spesialis bobol rumah karena mencoba menyerang petugas saat ingin diringkus. 

 

“Kita terpaksa lepaskan tembakan terukur karena pelaku Ferry Sanjaya (32) warga Jalan Masmansyur, Kisaran, Asahan, Sumut melakukan penyerangan kepada petugas dengan menggunakan golok saat akan diringkus pada Senin (02/04/2018) sekira pukul 03.30 WIB kemarin,” ujar Kanit Jatanras Ipda M Khomaini, dilansir dari Tribratanews.sumut.polri.go.id, Kamis (05/04/2018).

 

Khomaini menambahkan, pelaku merupakan residivis bongkar rumah yang meresahkan warga. ”Pelaku ditangkap bersama kedua rekannya, masing masing Nurdian Jani warga Jalan Chairil Anwar, dan Edy Syahputra warga Mutiara,” ujarnya

 

Khomaini juga menyebutkan, awal penangkapan ketiga pelaku berdasarkan laporan Ahmad Zulhanuddin, warga Komplek Perumahan Rumah Sakit Umum Ibu Kartini Kelurahan Sei Ranggas Asahan ke pihaknya. Dalam laporan tersebut, korban mengaku menjadi korban pencurian pada hari Jumat (23/3/2018) lalu dan kehilangan sejumlah barang berharga seperti 1 unit laptop merk Acer, perhiasan emas berupa cincin, jam tangan, 1 kotak HP android, uang tunai Rp 10.000.000,- dan beberapa lembar uang ringgit.

 

Usai menerima laporan korban, pihaknya langsung melakukan olah TKP dan menanyai saksi-saksi. Tak lama dari laporan seorang warga, Fery Sanjaya diketahui menawarkan satu unit laptop merk Acer. “Terus kita pancing, kita ajak transaksi. Setelah kita pastikan laptop tersebut dengan ciri ciri milik korban, saat itu pelaku langsung kita bekuk," jelasnya.

 

Dari pengakuan pelaku, Ferry main berdua sama pelaku Edy. Mereka menjual sebagian hasil curian kepada Putra Gagap. "Si Nurdian ini juga residivis kasus bongkar rumah dan si Putra selain sebagai penadah, dia juga pemain curanmor. Para pelaku masuk dengan cara merusak pintu depan rumah. Boleh dikatakan kondisi keamanan warga kota Kisaran bisa sedikit aman dari aksi pembongkaran rumah. Karena kedua pelaku itu diketahui sebagai spesialis bongkar rumah dan curanmor,” sambung Khomaini

 

Sementara itu, pelaku perampokan Ferry Sanjaya menuturkan, “Yang lain sudah kami jual. Uangnya udah habis kami bagi bagi. Iya bang (beli sabu) sama buat happy happy. Dua kali masuk penjara karena bongkar rumah, sekali karena sabu. Habis gak ada kerjaan lagi bang,”  ujar pria kurus yang dikenal dengan panggilan Naden dikalangan pelaku kejahatan di kota Kisaran dari balik jeruji Satreskrim Polres Asahan. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Polrestabes Medan Sikat Rayap Besi-Narkoba, 15 Hari, 147 Tersangka Ditangkap

Peristiwa

Polisi Tembak Dua Orang Komplotan Maling Motor di Jalan Sei Mencirim Deli Serdang

Peristiwa

Polisi Tembak Maling Motor di Kecamatan Medan Tuntungan

Peristiwa

Resmikan Revitalisasi Pasar Simalingkar, Walikota Medan : Pembangunan ini Konsep Kolaborasi Pemerintah dan Pedagang

Peristiwa

Polisi Tembak Kaki Maling Motor di Parkiran Tiara Convention Centre Medan

Peristiwa

Kepergok Tim Patroli, Pencuri Pagar Besi Ditangkap