Beritasumut.com-Untuk meningkatkan peran Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menyiapkan sistem pertahanan semesta digelar Seminar sehari Sishanta (Sistem Pertahanan Semesta) tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2018 bagi Kepala Bappeda se-Sumatera Utara, perwakilan tokoh masyarakat dan mahasiswa yang dipusatkan di Kabupaten Deli Serdang dengan menghadirkan narasumber Kepala Kantor Kementerian Pertahanan Keamanan Proovinsi Sumut Kol Inf Azhar Mulyadi SE dan Kaban Kesbang Sumut, Kamis (29/3/2018) di Aula Cendana Kantor Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam. Plt Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars diwakili Sekdakab Darwin Zein Ssosdidampingi unsur FKPD, Asisten I Dedy Maswardi MAP, Asisten III Jentarlim Purba SH, para Staf ahli Bupati, Kaban Kesbang Pol Togar Panjaitan dan pimpinan OPD terkait lainnya, menyambut baik acara seminar tersebut. Dia meyakini acara ini akan melahirkan gagasan, ide serta buah pikiran yang nantinya dapat memperkuat komitmen bersama menjadikan Sumut bebas dari ancaman gangguan hambatan dan tantangan. "Karena di era perkembangan zaman ini kita kerap diperhadapkan dengan munculnya berbagai tantangan serta ancaman," tegasnya. Sementara itu, Kakan Kemenhankam Sumut Kol Inf Azhar Mulyadi dalam paparannya di antaranya menjelaskan bahwa sistem pertahanan semesta adalah system pertahanan yang bersifat semesta dengan melibatkan seluruh warga negara, wilayah dan Sumber Daya Nasional lainnya yang dipersiapkan secara dini oleh Pemerintah dan diselenggarakan secara total untuk menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan wilayah NKRI dan keselamatan bangsa Indonesia dari setiap ancaman. Azhar menyimpulkan bahwa pertahanan negara merupakan fungsi pemerintah dalam menyiapkan dan membangun pertahanan negara dilakukan secara sinergi dengan semua pemangku kepentingan baik di pusat maupun daerah."Dalam upaya mewujudkan itu, pemerintah merumuskan kebijakan strategis melalui pengelolaan dan penataan sumber daya nasional. Untuk pengelolaan wilayah dilakukan melalui Penataan Ruang Nasional secara terencana dan terpadu yang meliputi aspek pertahanan dan kesejahteraan, sedangkan tata ruang Wilayah Pertahanan yang bersinergi dengan sistem tata ruang nasional sudah sangat tepat," jelas Azhar. (BS05)