Beritsumut.com-Tema Pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2018 yaitu ‘Memantapkan Pembangunan Infrastruktur Untuk Peningkatan Ekonomi Daerah Dan Pemerataan Pembangunan’ secara resmi diluncurkan Bupati Pakpak Bharat, Dr Remigo Yolando Berutu MFin MBA didampingi Ketua DPRD Sonni P Berutu STh, bersama perwakilan masing-masing Komisi DPRD dan Sekda, Sahat Banurea SSos MSi di Balai Diklat Pakpak Bharat, Cikaok, Kecamatan STTU Julu, pertengahan pekan kemarin. Dilansir dari laman pakpakbharatkab.go.id, Minggu (11/03/2018), Bupati mengatakan bahwa peluncuran tema dilakukan secara resmi dengan menghadirkan hampir seluruh elemen pemerintahan di Pakpak Bharat, tidak hanya para pimpinan OPD beserta pejabat strukturalnya, tetapi juga menghadirkan para Kepala Desa, Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas, adalah untuk semakin menegaskan pensinergian pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat. “Semua pihak harus memahami karena pelaksanaan pembangunan harus selaras mulai dari tingkat nasional sampai tingkat pemerintahan terendah, yaitu tingkat Desa," jelas Bupati. Pentingnya keseragaman langkah dan seirama menurut Bupati agar efek dan impact pembangunan lebih besar dirasakan. Bupati juga meminta keseriusan seluruh elemen untuk menuntaskan segala persoalan, utamanya menghapus kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan. Banyak aspek yang disorot dan harus menjadi prioritas untuk menjadi keselarasan dalam kaitannya dengan peluncuran tema pembangunan, dengan penguatan pada urusan pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat. Catatan penting lainnya bahwa harus dilahirkan generasi emas Pakpak Bharat yang tangguh mulai dari tingkat Desa sehingga mampu bertarung di tingkat nasional. “Sangat diharapkan dengan peluncuran tema pembangunan di tahun ini akan menghasilkan derap langkah seirama dan bunyi yang enak serta melahirkan orkestrasi pembangunan yang indah," terang Bupati. Ketua DPRD Sonni P menambahkan, tema pembangunan yang disampaikan agar infrastruktur sudah sampai pada tahap peningkatan. “Juga agar dimanfaatkan secara maksimal dan membutuhkan partisipasi masyarakat secara aktif, baik dalam penggunaan ataupun perawatannya. Untuk itu diminta juga agar pemerintah berperan dalam hal ini," ungkap Sonni.(BS02)