Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi meresmikan gedung baru kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut di Jalan Medan-Binjai Km 10,3, Jumat (9/3/2018). Dalam peresmian tersebut, Erry dinobatkan sebagai 'Bapak Peduli Bencana' dengan indikator sejumlah peningkatan pelayanan dan penanganan kebencanaan tingkat provinsi. Dalam sambutannya, Gubsu mengatakan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana menjadi penting mengingat potensi dan resiko bencana yang ada di Sumut cukup tinggi. Sehingga kondisi kantor BPBD yang sebelumnya memprihatinkan, dipandang perlu mendapat perhatian. Karena itu pada anggaran tahun lalu, dialokasikan dalam APBD Sumut untuk renovasi total gedung yang ada. “Baru ini Kantor BPBD Sumut representatif dan membanggakan kita semua. Dengan begini, maka kita harapkan semangat kerja juga akan semakin baik. Kemudian sumber daya manusia (SDM) yang baik, juga harus punya sense of belonging. Karena sekalipun pintar, kalau tidak punya rasa memiliki, maka tidak juga bagus,” sebut Erry. Gubernur mencontohkan bahwa kondisi erupsi Gunung Sinabung yang pada bulan lalu baru terjadi cukup besar, bisa saja diusulkan kepada pemerintah pusat agar dijadikan bencana nasional. Namun menurutnya, selama masih bisa provinsi dan kabupaten menangani sendiri, maka tidak perlu diserahkan ke tingkat pusat. Hanya saja diharapkan agar seluruh masyarakat berdoa supaya erupsi segera berakhir. “Kami juga ucapkan terimakasih telah diberikan jaket sebagai Bapak Peduli Bencana. Walaupun saya merasa ini terlalu besar buat saya yang merasa belum banyak berbuat untuk menangani bencana di Sumut. Begitupun, ini akan menjadi pemicu untuk bisa bekerja lebih baik lagi,” sebutnya. Sementara Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dody Ruswandi mengatakan alokasi anggaran di BPBD Sumut meningkat karena kepedulian Gubernur terhadap penanganan kebencanaan di Sumut. Hal ini mengingat potensi bahayanya cukup tinggi, dan masyarakat di provinsi ini membutuhkan perhatian penuh pemerintahnya. “Ini sudah dibuktikan oleh Bapak Gubernur. Dengan prasarana ini akan membantu meningkatkan pelayanan kebencanaan yang baik. Targetnya secara Nasional, bagaimana Sumut menurunkan indeks resiko bencana di wilayahnya. Karenanya kami yakin dengan apa yang telah beliau buat, dan ini yang terbaik,” jelasnya. Peresmian gedung kantor BPBD Sumut juga ditandai dengan pemberian tali asih kepada 50-an anak yatim/piyatu, pengguntingan pita oleh Gubernur, pemotongan nasi tumpeng serta simulasi penanganan korban bencana oleh tim reaksi cepat (TRC) BPBD Sumut. Gubernur juga mencoba fasilitas command center dengan berbicara ke petugas BPBD kabupaten/kota seperti Medan dan Langkat.(BS03)