Kunker ke Kabupaten Asahan, Wagubsu: Stakeholder Jemput Bola Tangani Kasus Kekerasan dan Traficking

- Kamis, 08 Maret 2018 00:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032018/9619_Kunker-ke-Kabupaten-Asahan--Wagubsu--Stakeholder-Jemput-Bola-Tangani-Kasus-Kekerasan-dan-Traficking.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Brigjen (Purn) Dr Nurhajizah Marpaung SH MH mengharapkan para stakeholder harus jemput bola dalam menangani tindak kekerasan dan tindak pidana perdagangan orang (trafficking), khususnya di Kabupaten Asahan.

 

"Kemana kita, keberadaan kita ada tapi tidak ada. Sama aja dengan mati," ujar Wagubsu pada kunjungan kerjanya ke Kabupaten Asahan, Rabu (07/03/2018) di kantor Bupati Asahan dalam rangka Penanganan Secara Dini dari Tindak Kekerasan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang terhadap Perempuan dan Anak di Kabupaten Asahan.

 

Hadir dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Asahan Surya, Forkopimda Kabupaten Asahan, Kadis PPPA Provsu Nurlela, Kepala Pengadilan Agama, Kadis PPPA dan KB Kabupaten Asahan, Kepala OPD dan para camat.

 

Kabupaten Asahan, lanjut Wagubsu Nurhajizah, memiliki lembaga yang menangani pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Ada pihak kepolisian dan TNI juga pengadilan negeri yang bisa menangani, memberikan pembinaan terhadap perempuan dan anak pada khususnya. “Namun masih kita lihat adanya kasus tindak pidana kekerasan dan trafficking khususnya perempuan dan anak di Kabupaten Asahan,” katanya.

 

Wagubsu juga mengharapkan para stakeholder di Kabupaten Asahan untuk bersinergi dalam menangani kasus-kasus tindak kekerasan dan trafficking ini. Aparat harus terjun langsung hingga ke desa-desa yang terpecil untuk mengetahui apa permasalahan yang ada di masyarakat. Karena kalau cuma menunggu laporan, yang dilaporkan semuanya pasti baik. "Jangan hanya menunggu laporan saja. Kondisi riil di masyarakat yang harus kita cari tahu," kata Wagubsu.

 

Dengan demikian setelah mengetahui kenyataan yang ada di masyarakat. “Apa yang menjadi keluhan masyarakat kita bisa mengetahuinya. Selanjutnya stakeholde terkait berkoordinasi untuk mencarikan solusi untuk permasalahan tersebut,” katanya.

 

Wagubsu juga meminta kepada para stakeholder dalam penanganan orang-orang yang telah terlibat dalam kasus narkoba agar di dalam Lapas dibina dan diberi keterampilan agar nantinya setelah bebas tidak kembali lagi masuk tahanan.“Dan khusus bagi anak-anak yang terlibat narkoba, ketika dalam proses hukum, jangan langsung dimasukkan ke sel (tahanan). Lebih baik dibawa ke rumah sakit lebih dahulu," kata Wagubsu.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Surya mengatakan dalam hal penanganan secara dini dari tindak kekerasan dan tindak pidana perdagangan orang terhadap perempuan dan anak di kabupaten Asahan mengatakan, berdasarkan sistem informasi online tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak tahun 2017 di kabupaten Asahan sebanyak 77 kasus.Tahun 2018 hingga sekarang tercatat 5 kasus.

 

"Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Kabupaten Asahan selain pemberdayaan P2TP2A juga memiliki beberapa lembaga aktivis pemerintah perempuan dan anak yang mempunyai visi membela hak-hak perempuan dan anak.Bupati Asahan juga menginstrusikan agar ibu-ibu kepala OPD agar turun langsung ke masyarakat guna menampung aspirasi masyarakat, guna menghadirkan pemerintah hingga ke masyarakat pedesaan," ujarnya.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Seorang IRT Nyaris Lompat dari Flyover Amplas

Peristiwa

Hari Jadi ke-79 Asahan, Wagub Sumut Ajak Masyarakat Asahan Terus Berkolaborasi Membangun Daerah

Peristiwa

Sertijab Bupati Asahan, Wagub Sumut Ajak Selaraskan Pembangunan Pemkab dan Pemprov

Peristiwa

Anak Korban Penganiayaan di Nias Selatan Jalani Perobatan ke RS Bhayangkara Medan

Peristiwa

Pemprov Sumut Selidiki Kasus Dugaan Penyiraman Air Panas ke Anak

Peristiwa

Pj Gubernur Sumut Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan Paslon Gubernur dan Wagub Terpilih Sumut Hasil Pilkada 2024