Beritasumut.com-Sosialisasi 4 pilar berbangsa dan bernegara kembali digelar anggota DPR/MPR RI, dokter Adang Sudrajat, Rabu (07/03/2018), di Rumah Makan Sukahati, Lembang kabupaten Bandung Barat. Sosialisasi MPR ini diikuti sekitar 300 peserta diantaranya para Penggerak desa, pemuda pemudi serta tokoh masyarakat. Legislator daerah pememilihan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat ini menekankan kepada masyarakat agar tetap mempertahankan kerukunan bermasyarakat dan selalu menjaga nilai-nilai gotong-royong dalam setiap kegiatan warga. Dijelaskannya bahwa budaya bangsa ini sangat penting di kala bangsa Indonesia hendak melaksanakan hajatan besar serentak di beberapa wilayah kabupaten/kota dalam bentuk pemilihan kepala daerah. "Friksi di masyarakat akibat Pilkada akan dapat ditekan sebesar-besarnya dengan nilai-nilai sejarah bangsa yang telah diajarkan turun-temurun hingga saat ini. Gotong-Royong, silih asah, silih asih, silih asuh, akan menjadi benteng persatuan kita di masyarakat menghadapi pesta demokrasi yang aman, tentram, dan kondusif", ujar politisi yang juga dokter ini melalui siaran persnya, Rabu (07/03/2018). Anggota parlemen dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini juga menyampaikan kepada seluruh peserta yang hadir, agar tidak mudah terpancing dengan situasi apapun yang dapat memperkeruh suasana bermasyarakat. "Antisipasi penguatan mental terhadap provokasi akibat salah arti dalam menjalankan proses demokrasi di tahun politik yakni Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019 harus terus ditingkatkan. Masyarakat sangat perlu tahan terhadap hasutan sehingga tidak mudah terpengaruh dengan situasi politik yang makin panas terutama pada daerah yang melangsungkan Pilkada," sambungnya. Melalui sosialisasi MPR ini, lanjut dokter Adang, dia mengajak seluruh masyarakat agar terlibat dan berpartisipasi aktif menjaga keamanan lingkungan agar kerukunan dan suasana kekeluargaan tetap terjaga di seluruh wilayah Indonesia. Hanya dengan menjaga budaya bangsa inilah, negara kita menjadi kondusif, aman, tentram dan bersahaja. "Saya berharap, suluruh warga Kabupaten Bandung Barat khususnya, dan seluruh Indonesia Umumnya, mampu menghadapi situasi pilkada serentak dan pemilu legislative serta pemilihan presiden dengan baik tanpa adanya riak-riak yang mengakibatkan perpecahan. Bangsa ini kuat karena rakyatnya bersatu tidak terpecah-belah", pungkasnya. (Rel)