Merampok Kilang Padi di Percut, Dua Pria Berjaket Go-Jek Tewas Dihakimi Massa

- Senin, 05 Maret 2018 19:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032018/8676_Merampok-Kilang-Padi-di-Percut--Dua-Pria-Berjaket-Go-Jek-Tewas-Dihakimi-Massa.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Amukan warga dan masyarakat Desa Percut tak terbendung, setelah mendengar teriakan rampok dari sebuah Kilang Padi di Jalan Jalan Sudirman Gang Mulia Lorong 1, Desa Percut, Senin (05/03/2018). Massa yang datang ke lokasi, tanpa dikomandoi langsung aktif menolong korban Sugianto alias A Kiaw (60) yang merupakan tauke alias pemilik Kilang Padi, yang sedang bergumul dan saling serang terhadap 2 orang pria yang tak dikenal.

 

Geram dengan perbuatan pelaku, massa langsung mengamuk dan menghajar kedua pria yang belum diketahui identitasnya itu tanpa ampun. Dua pria yang terlihat mengenakan jaket ojek online jenis Go-Jek itupun tewas terkapar bersimbah darah. Bahkan massa yang mengamuk turut melampiaskan kemarahannya dengan merusak sepeda motor Vario milik kedua pria yang belum diketahui identitasnya itu.

 

Aksi main hakim itu sendiri baru diketahui oleh pihak kepolisian Polsek Percut Sei Tuan, setelah mendengar adanya dua orang diduga pelaku perampok dihakimi massa. Saat polisi tiba di lokasi, dua pria tersebut sudah tergeletak tanpa nyawa.

 

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Hartono, SH saat dikonfirmasi mengungkapkan, diduga aksi perampokan yang dilakukan dua orang pria yang belum diketahui identitasnya itu dialami pemilik sekaligus toke kilang padi, A Kiaw.

 

"Saat itu, A Kiaw dari rumahnya di Jalan Cendana, Komplek Cemara Asri No 102, Desa Sampali, baru saja tiba ke Kilang Padi miliknya di Jalan Jalan Sudirman, Gang Mulia, Lorong 1, Desa Percut. Saat masuk dan hendak berkemas membuka Kilang Padi miliknya, dua orang tak dikenal mengendarai sepeda motor Vario warna Hitam dengan nomor polisi BK 4601 AHL dan mengenakan jaket Ojek Online jenis Go-Jeck mendatangi korban. Korban yang ketakutan kemudian berteriak Rampok-rampok dari dalam kantor panglongnya," jelasnya.

 

Selanjutnya warga yang mendengar jeritan tersebut, langsung berdatangan dan melihat korban dan pelaku sedang dalam posisi begumul dengan pelaku. "Polsek Percut Sei Tuan mengetahui hal itu melalui Babimkabtibmas kita, Aiptu Sumarsiiswanto yang memberitahukan bahwa 'Kilang Padi Fajar Tani' telah terjadi perampokan yang dilakukan oleh 2 orang laki-laki tak dikenal. Saat itu, korban berusaha melawan sambil meneriaki Rampok," papar Kapolsek Percut Sei Tuan, kepada wartawan.

 

Warga dan masyarakat setempat yang mengetahui hal itu, lantas menolong korban dan berhasil menangkap kedua terduga. Dihadapan kerumunan massa, kedua terduga dihajar tanpa ampun oleh massa dengan batu, kayu dan sebagainya. Akibatnya, sekujur tubuh korban dari kepala hingga kaki penuh luka dan dilumuri darah. Korban pun tak bergerak hingga tak bernafas. "Sempat terjadi pergumulan dan perkelahian antara korban dan dua orang tak dikenal tersebut. Korban sempat terluka," terang Kompol Hartono SH.

 

Polisi yang tiba di lokasi, langsung membawa jasad kedua pria tak dikenal tersebut ke RS Bhayangkara, Jalan Wahid Hasyim Medan, guna dilakukan autopsi dan penyidikan bagi polisi. Sementara korbannya (A Kiaw) dibawa ke RS Siloam Medan, untuk diobati lukanya. Hingga saat ini, situasi di lokasi masih mencekam. Polisi masih melakukan oah tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan penyelidikan. Dari kejadian itu, petugas turut mengamankan barang bukti sepeda motor milik kedua terduga yang telah tewas tersebut beserta pakaian dan jaket ojek online yang dikenakan.

 

"Kondisi kedua pria tersebut meninggal dunia akibat diamuk massa. Kita belum menemukan identitas dari keduanya. Saat ini korban sedang kita mintai keterangannya beserta 3 orang saksi yakni; Nasrul alias A Bun (65), Ricki dan Dedi (31) yang merupakan warga sekitar," pungkasnya. Sampai berita ini dimuat, Polsek Percut Sei Tuan belum bisa memastikan apakah kedua terduga berprofesi sebagai driver ojek online yang nekat melakukan perampokan. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Kadin Sumut Peduli Ojol Salurkan Bantuan 4 Ton Beras di Medan

Peristiwa

Wanita Warga Menteng Medan Tewas Dirampok Kekasih, Jasadnya Dibuang ke Kebun Tebu Diski

Peristiwa

Hasil Visum Artis Sandy Permana Tewas Usai Ditikam di Dada hingga Leher

Peristiwa

Mantan Bek Timnas Rusia, Aleksei Bugayev, Tewas dalam Perang di Ukraina

Peristiwa

Jenderal Rusia Tewas Dibom Ukraina, Putin Akui Kegagalan Keamanan

Peristiwa

Pelatih Persewangi Tewas Kecelakaan Saat Tugas, PSSI Berduka