Helikopter Polri Dipakai Pengantin, Tarif Sewanya Rp120 Juta

- Senin, 05 Maret 2018 18:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032018/1121_Helikopter-Polri-Dipakai-Pengantin--Tarif-Sewanya-Rp120-Juta.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Helikopter milik Polri yang digunakan pengantin Royal Wedding beberapa waktu lalu, ternyata disewa pihak keluarga pengantin melalui broker seharga Rp120 juta. Orangtua pengantin, pemangku hajatan, yakni RG, warga Siantar menghubungi broker untuk menyewa helikopter komersial. Namun pada saat mau digunakan, heli yang disewa rusak. "Bapak RG merasa sudah membayar kepada broker tersebut, senilai Rp120 juta. Sehingga dia tetap menuntut helikopter harus ada," beber Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Agus Andrianto dalam jumpa pers di Lobby Adi Pradana, Markas Polda Sumut, Senin (05/03/2018).

 

Sehingga demi mendapatkan helikopter itu, sambung Agus Andrianto, broker berinisial A tetap mengusahakannya. Broker ini merupakan warga sipil yang bekerja sebagai Ground Landing di Bandara Kualanamu. "Yang mengenal broker adalah kopilot inisial W. Kopilot kemudian menjelaskan kondisinya ke pilot dan pilotnya setuju," terang Agus.

 

Dengan alasan pemanasan mesin dan cek radio, helikopter tipe NBO-105 dengan nomor registrasi P-1107 itu pun kemudian diterbangkan oleh pilot Iptu Togu bersama kopilot Iptu Wiwit Budiyanti dan dua kru mekanik, tanpa seizin Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Sumut Kombes Imam. "Pada 25 Februari itu, Karo ops sudah menelpon pilot mau menanyakan, heli mau dibawa kemana. (Tapi) tidak dijawab. Ditelepon tidak diangkat. Jadi ini kesalahan pribadi pilot dan kopilot serta kru. Helikopter itu digunakan tanpa seizin Kepala Biro Operasional Polda Sumut sudah mereka akui," timpal Jenderal Bintang Satu itu.

 

Agus menandaskan, penanganan kasus ini sudah dilimpahkan ke Kepala Badan Pertahanan Keamanan (Baharkam) Mabes Polri. Polda Sumut juga menyampaikan laporan kasus ini ke Kabid Propam Kombes Pol Syamsudin Lubis dan ditembuskan ke Kepala Korps Polisi Air serta Direktur Polisi Udara Mabes Polri.

 

Agus menerangkan, soal ganjarannya, itu kewenangan atasannya yakni Baharkam, apakah akan dikenakan sanksi administrasi, sanksi etiska atau sanksi lainnya. "Pilot itu kan modelnya BKO (bantuan kendali operasional). Kami sudah minta gantinya. Kami juga ubah SOP (standar operasional prosedur) pemakaian helikopter. Kunci tidak lagi dipegang pilot, tapi Karo Ops," ungkap Agus yang mengaku selama menjabat di Polda baru sekali menaiki helikopter Polri.

 

Terkait nama Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw dan seluruh pejabat utama serta para pejabat teras Direktorat Kepolisian yang dicatut di kertas undangan milik pengantin, Agus Andrianto langsung memerintahkan Kabid Propam Kombes Syamsudin mengusutnya. "Saya tak kenal mereka (keluarga pengantin) sama sekali. Undangannya malah tak ada saya terima. Nanti akan kami usut," tandas Agus Andrianto yang terkejut saat melihat undangan dalam bentuk softcopy.

 

Diberitakan sebelumnya, viral sebuah video di media sosial yang menggambarkan sepasang pengantin berkeliling naik helikopter milik Polri. Helikopter itu kemudian mendarat di Lapangan H Adam Malik Siantar. Pasangan pengantin ini kemudian berfoto lagi dengan latar belakangan helikopter. Tulisan Polri di badan helikopter itu ditutupi tulisan inisial pasangan pengantin, yakni F & T. Pihak Humas Polda Sumut sebelumnya sempat menepis isu tersebut dengan mengirimkan rilis ke pers. Rilis itu bunyinya, helikopter itu hanya dipakai sebagai latar berfoto prawedding oleh pengantin, bukan dinaiki. Karena waktu itu helikopter mengalami gangguan terbang sehingga terpaksa didaratkan di Lapangan H Adam Malik Siantar. Namun belakangan, diakui Poldasu helikopter itu dinaiki pengantin dan terbang. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Dua Penumpang Pesawat Gagal Selundupkan Sabu dari Kualanamu ke Kendari

Peristiwa

Dilantik Jadi Kapolda Sumut, Irjen Pol Sonny Irawan Disambut Ulos dan Tarian Tradisional

Peristiwa

Gubernur Bobby Nasution Sambut Kapolda Sumut, Berikut Profil Irjen Pol Sonny Irawan

Peristiwa

Polda Sumut Sita 244 Kilogram Sabu, Selamatkan 2.409 Juta Jiwa

Peristiwa

Dugaan Korupsi Pasar Ikan Modern, Wali Kota Sibolga Periode 2021-2025 Ditetapkan Tersangka

Peristiwa

Kompolnas Selidiki Kematian Mantan Istri Polisi di Medan