Beritasumut.com-Puluhan tahun tidak ada palang pintu menyebabkan banyak korban kecelakaan dengan kereta api di Jalan Padang, Kota Medan, Sumatera Utara. Warga sekitar pun terpaksa harus menjaga area perlintasan untuk mengantisipasi kecelakaan antara warga yang menyeberangi rel dengan kereta api yang melintas. Akibat tidak ada palang pintu ini, sudah banyak korban kecelakaan dengan kereta api saat melintasi perlintasan rel tersebut. Ditambah lagi dengan pembangunan dua jalur rel kereta api di daerah tersebut, warga semakin resah dikarenakan takut akan semakin banyak korban kecelakaan dengan kereta api. “Ntah sudah berapa kali kejadian di sini, dah bosan lah kita lihatnya, korban orang yang tewas dah banyak di sini," ungkap Nael Pakphan, salah seorang yang tinggal di sekitar, Senin (12/02/2018). Untuk mengantisipasi kecelakaan, warga sekitar turun untuk menjaga jalur perlintasan, memantau kereta api yang melintas. Pengendara yang melintas juga harus berhati-hati dan memperhatikan kondisi apakah ada kereta api yang akan lewat barulah dapat melintas. Warga dan para pengendara berharap agar pemerintah maupun pihak dari PT KAI dapat membangun jembatan perlintasan ataupun sekedar palang pintu agar dapat mengurangi angka kecelakaan di perlintasan rel kereta api. “Maunya ya dibangunlah palang pintunya ini, atau biar lebih aman lagi, jembatan penyeberangan saja dibuat di sini, jadi kan keamanan warga yang ingin lewat itu terjamin,” ungkap Manulang, salah seorang pengendara. Warga juga berharap sebelum peresmian rel kereta api yang baru, pemerintah sudah memberikan jalan keluar untuk keamanan dari kecelakaan di area perlintasan ini.(BS08)