Beritasumut.com-Sejumlah warga di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara harus bertaruh nyawa dengan menyebrangi sungai tanpa jembatan demi anaknya bersekolah. Walau membahayakan nyawanya, namun kegiatan rutin ini tetap dilakukan untuk kelangsungan pendidikan sang buah hati. Sejumlah anak sekolah dasar yang berada di Desa Biru-Biru, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara setiap harinya harus melewati sungai tanpa jembatan untuk sampai ke sekolah.Menyebrangi Sungai Seruwai tanpa jembatan merupakan hal yang biasa dilakukan oleh beberapa warga di sini, meski tanpa menggunakan seutas tali ataupun rakit, anak sekolah digendong di pundak orang tuanya pada saat mengantar ataupun menjemput anaknya sekolah. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang kerap dilakukan para orang tua yang tinggal di seberang Sungai Seruwai demi anaknya bersekolah dikarenakan tidak adanya akses jalan lain untuk pergi ke lokasi sekolah. Para orangtua berharap agar pemerintah dapat juga memperhatikan mereka dengan membangun jembatan penyebangan untuk mereka.“Mayoritas petani sih, bang. Pendidikan itu penting bagi anak-anak, makanya kami rela ngantar, jemput anak-anak kami ke sekolah.Kami mohon kepada pemerintah untuk bisa membuatkan jembatan,” ujar Rahman Sembiring, salah seorang warga.(BS08)