Beritasumut.com-Ribuan personel Polrestabes Medan terlibat dalam pengamanan Pilkada 2018 di Medan. Para personel yang dilibatkan diminta untuk profesional dalam bekerja. Demikian ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr H Dadang Hartanto SH SIK MSi kepada wartawan, Senin (05/02/2018). Terkait wilayah rawan Pilkada, Kapolrestabes Medan mengaku ada di wilayah hukum Pancur Batu, Sunggal, dan Percut Sei Tuan. Menurutnya, kerawanan wilayah tersebut dikarenakan wilayah itu sulit dijangkau. Apalagi masyarakatnya cenderung punya sejarah konflik. "Tiga lokasi itu ada persaingan yang kuat, kalau dia homogen pilihannya terhadap orang tentu saja aman tapi kalau heterogen itu, ada persaingan, kita fokus disana," jelas orang nomor satu di Polrestabes Medan itu. Jadi kerawanan mencapai 20 persen, sambungnya. "Itu dikalkulasikan dari jumlah TPS yang jumlahnya mencapai empat ribuan. Untuk mengantisipasi hal itu, dikerahkan 1298 personel. Angka ini belum ditambah dari bantuan Sabhara, Brimob Polda Sumut dan TNI. Kita minta perkuatan TNI 2/3 dari itu, bisa 600 atau 800,” paparnya. Selain itu, pihaknya juga bergabung ke Gakumdu (Penegakan Hukum Terpadu) untuk mengatasi persoalan kecurangan dan money politik. Untuk itu, Kapolrestabes Medan menghimbau masyarakat agar tetap mengedepankan tali persaudaraan walau berbeda pilihan dalam Pesta Demokrasi yang akan diselenggarakan mulai tahun ini. (BS04)