Dansatgaskes TNI:

Perlu Langkah Terintegrasi Untuk Perbaikan Kehidupan Sosial Warga Asmat

Herman - Sabtu, 03 Februari 2018 15:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022018/6878_Perlu-Langkah-Terintegrasi-Untuk-Perbaikan-Kehidupan-Sosial-Warga-Asmat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Dengan berakhirnya Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di Kabupaten Asmat, akan dilanjutkan dengan tahap pendampingan dan pemantauan. Oleh sebab itu, perlu diadakan evaluasi guna memberikan masukkan ke Pimpinan TNI, Polri, Kementerian dan Lembaga lainnya sehingga dapat diambil langkah-langkah tepat dan terintegrasi.

 

Hal tersebut dikatakan Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Tugas Tim Gabungan Satgaskes TNI yang sudah melaksanakan tugas di distrik-distrik Asmat, bertempat di Posko Satgaskes TNI, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Jumat (02/02/2018).

 

Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan mengatakan bahwa kondisi Asmat saat ini mendapat banyak tenaga medis dan bantuan lainnya dari berbagai pihak. Menurutnya, potensi yang sudah ada dapat difokuskan lebih lanjut pada upaya perbaikan gizi dan perbaikan taraf kehidupan serta pendidikan.

 

“Perlu langkah-langkah terintegrasi dari berbagai Kementerian dan Lembaga baik itu Kementerian PUPR, Kemensos, Kemendikbud, Kementerian Pertanian maupun Kementerian Perikanan,” ujar Brigjen TNI Asep Setia Gunawan.

 

Didalam rapat evaluasi tersebut, Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan mempersilahkan kepada anggota Tim 2 Gabungan Satgaskes TNI dibawah pimpinan Letda Laut (K) dr. Muhammad Aulia dan Letda Ckm Dedy Priyo Widodo, Amd.kep untuk menceritakan pengalamannya sehingga dapat menjadi masukkan yang baik untuk tahapan berikutnya.

 

“Perjalanan dari Agats ke Kampung Kapayaf 1, Distrik Kolf Braza ditempuh dengan melewati sungai dan rawa, Tim Gabungan Satgaskes TNI harus berganti sarana transportasi mulai dari speed boat, viber dan katinting. Berkali-kali tim gabungan harus mengangkat alat transportasi yang ditumpangi karena adanya rintangan alam dan kendala lain adalah tidak adanya sinyal untuk komunikasi,” ujar Aipda Parnu Amk anggota Polri yang tergabung dalam Satgaskes TNI.

 

Lebih lanjut Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan menyampaikan tentang arti pentingnya sanitasi lingkungan, khususnya dilingkungan RSUD hendaknya perlu ditingkatkan. Disamping itu, limbah rumah sakit seperti bekas obat-obatan dan sampah medis perlu penanganan khusus yang berbeda dengan limbah lainnya. “Dengan kondisi sanitasi rumah sakit yang baik, maka masyarakat yang datang berobat diharapkan dapat lebih cepat sembuh,” ucapnya.

 

Diakhir Rapat Evaluasi Pelaksanaan Tugas, Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan berpesan kepada komponen Satgaskes TNI untuk terus menjaga sinergitas, sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai dengan baik.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026 Pertamina Sumbagut Pastikan Pasokan Energi Terjaga dan Layanan Optimal

Peristiwa

Patroli Satgas Anti Tawuran Ramadan, Geng Motor dan Begal Ditindak

Peristiwa

Tim Gabungan Polrestabes Medan Tingkatkan Pengamanan Sistem Kota Jelang Lebaran

Peristiwa

Kapolrestabes Medan Sebar Pasukan Terlatih Satgas Anti Tawuran di Malam Weekend

Peristiwa

Cegah Bentrokan di Bulan Ramadan, Kapolrestabes Bersama Walikota Medan Pimpin Apel dan Patroli Satgas Anti Tawuran

Peristiwa

Polrestabes Medan Kerahkan Puluhan Satgas Anti Tawuran Jaga Wilayah Tembung