Beritasumut.com-Personil Polsek Perdagangan tampak siaga berkumpul di halaman Mapolsek Perdagangan, Senin (29/01/2018). Pasalnya, ada sebuah bom di Mapolsek Perdagangan yang harus ditangani oleh personil. Kapolsek Perdagangan AKP Daniel A Tambuan SH SIK mengatakan, penanganan bom ini merupakan pelatihan dan simulasi 'In House Training' Penanganan TKP Bom dan Pengenalan jenis-jenis bom rakitan yang bersifat Low Eksplosif. "Materi kegiatan pelatihan yang dilaksanakan adalah Penanganan TKP BOM dan Pengenalan jenis-jenis bom rakitan yang bersifat Low Eksplosif yang bertujuan agar personil dapat mengetahui tindakan dasar yang harus dilakukan jika ada indikasi teror Bom," ujarnya. Dijelaskannya, pelatihan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan personil dalam hal penanganan TKP BOM untuk mengantisipasi kerugian jiwa dan material. Pelatihan yang dipimpin Kapolsek Perdagangan bersama Kanit Sabhara Iptu Marolop Sinaga tersebut memperkenalkan rangkaian Bom yang terdiri dari “PIES” (*Power/ tenaga, Inisiator/ pemicu ledakan, Explosive/ bahan peledak dan Switching/ saklar penghubung). Dalam pelatihannya, kepada personil Kapolsek menekankan tindakan yang perlu diperhatikan apabila menemukan ancaman BOM. "Yakni mengevakuasi terlebih dahulu manusia yang berada di dalam gedung atau di sekitar Bom berada dan petugas tidak boleh mengutak-atik Bom karena dapat berdampak terpicunya Bom akibat kesalahan penangangan," terangnya. Kegiatan pelatihan berlangsung dengan baik. "Kita berharap dengan adanya pelatihan ini, personel Polsek Perdagangan dapat memahami bagaimana penangangan TKP Bom," pungkasnya. (BS04)