Tingkatkan Kualitas SDM, Medan Plus Gelar UTC 1 dan 2

Herman - Minggu, 28 Januari 2018 19:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012018/6389_Tingkatkan-Kualitas-SDM--Medan-Plus-Gelar-UTC-1-dan-2-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Bagian dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang bekerja sebagai konselor adiksi, Yayasan Medan Plus telah melakukan pelatihan Universal Treatmen Curiculum (1 dan 2).  

 

"Kurikulum ini bagian dari komitmen kita untuk menyiapkan kualitas SDM yang bekerja di panti rehabilitasi narkoba," ucap Uray Ghufroni, Ketua Panitia sekaligus Manager Program Rumah Rehabilitasi Medan Plus, usai menyerahkan sertifikat kepada para peserta, Sabtu (27/01/2018) di gedung kuliah bersama H Anif, Kampus USU, Medan.  

 

Sebelumnya hadir dalam kegiatan sekaligus membuka acara yang berlangsung selama 6 hari itu, Eban Totonta Kaban, Pembina Medan Plus, Ican Lubis Direktur Program Rehabilitasi Narkoba Medan Plus, Hadiyanto dan Robby Hutagalung Manager Program Pascarehabilitasi Medan Plus dan Glenn Malonda fasilitator dari Parahita Education Provider sebagai pemegang lisensi sertifikasi konselor di Indonesia.  

 

Uray bilang kegiatan ini diikuti oleh 42 peserta yang terdiri dari beberapa lembaga dan beberapa peserta berasal dari luar daerah.  

 

"Awalnya pelatihan ini untuk peningkatan SDM internal namun dari lembaga lain ikut berpartisipasi baik yang di Medan, Babel, Makasar, Bogor, Aceh dan Palembang," sebut Uray. 

 

Lebih jauh, Uray bilang kegiatan ini dilakukan karena semakin meningkatnya kebutuhan terhadap konselor adiksi yang berstandar dan bersertifikasi.  Kita sudah buat untuk kurikulum 1 dan 2, dan selanjutnya akan kita buat lagi sesuai dengan kebutuhan, karena kurikulumnya ada 1 hingga 8. "Sekaligus menumbuhkembangkan pribadi yang matang dalam menjalani profesinya sebagai konselor adiksi," ujarnya.  

 

Tujuan akhirnya menurut Uray adalah agar terbangunnya layanan rawatan yang bertanggung jawab dan profesional. "Ini merupakan komitmen kami untuk memberikan layanan rawatan yang baik, sejalan dengan jargon yang sering kami sampaikan yakni: lebih baik direhab ketimbang dipenjara," sebutnya.  

 

Di tempat sama, Glenn dari Parahita Bogor bilang bisa saja ujian nasional sertifikasi konselor akan digelar di Medan. "Melihat antusias dan banyaknya konselor dan lembaga rehabilitasi di Sumut, bisa saja ujian nasional yang selama ini digelar di Jakarta kita usulkan dilakukan di Medan," janjinya.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Sarang Narkoba di Medan Sunggal Digerebek, 11 Paket Sabu dan Ganja Disita

Peristiwa

40 Orang Positif Narkoba Diamankan saat Penggerebekan di Medan

Peristiwa

Polrestabes Medan Tangkap Dua Wanita Pengguna Pod Getar

Peristiwa

Polresta Deli Serdang Gerebek Sarang Narkoba di Kualanamu, Empat Pria Diamankan

Peristiwa

Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan, 27 Orang Positif Pengguna

Peristiwa

Gerebek Rumah Lapak Narkoba, Polresta dan BNNK Deli Serdang Amankan Seorang Pengedar