Panglima TNI: Penanggulangan Terorisme Demi Keutuhan NKRI

Herman - Kamis, 25 Januari 2018 11:17 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012018/8476_Panglima-TNI--Penanggulangan-Terorisme-Demi-Keutuhan-NKRI.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Sesuai UU TNI Nomor 34 Tahun 2004 Pasal 7 Ayat (2) menjelaskan bahwa Tugas Pokok TNI melaksanakan Operasi Militer untuk  Perang  (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang didalamnya tertera berperan dalam penanggulangan aksi terorisme. Terkait hal itu TNI memiliki kemampuan matra Darat, Laut dan Udara yang kesemuanya demi menjaga keutuhan NKRI.

 

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP dihadapan awak media usai menutup Rapim TNI Tahun 2018, bertempat di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (24/01/2018).

 

Panglima TNI menjelaskan bahwa dalam pembahasan RUU yang berjudul pemberantasan tindak pidana terorisme dirubah menjadi penanggulangan aksi terorisme dengan memasukan satu pasal untuk mewadahi kepentingan tugas dan peran TNI. “Saya jelaskan, itu bersifat permohonan dari TNI, supaya bisa masuk dalam pembahasan RUU sehingga kemampuan TNI dapat diwadahi dalam penanggulangan terorisme,” jelasnya.

 

Di sisi lain, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa TNI beserta jajaran harus mengamankan Pilkada tahun 2018 dan Pemilu Presiden dan Legislatif tahun 2019 sehingga tercapai Pilkada dan Pemilu Langsung Umum Bebas dan Rahasia (LUBER) serta Jujur dan Adil (Jurdil). “Pada tahun yang sama TNI juga mengamankan Asia Games dan KTT IMF World Bank yang akan dilaksanakan di Bali,” ucapnya.

 

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa Rapim TNI Tahun 2018 dilaksanakan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja dan anggaran tahun 2017 serta proyeksi program kerja tahun 2018. Tahun-tahun sebelumnya, TNI membentuk satgas-satgas untuk melaksanakan Operasi Pengamanan Perbatasan (Opspamtas) dan Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Opsrahwan), namun pada tahun 2018 ini ditambah satu Satgas lagi yaitu, Satgas Kesehatan TNI. “Satgas Kesehatan TNI ini dioperasikan di wilayah-wilayah  krisis kesehatan, terpencil, terisolir atau ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau, saat ini diprioritaskan di Papua,” katanya.

 

“Saya perintahkan kepada Komandan Satuan agar terus melaksanakan monitoring dan evaluasi serta melaporkan terjadinya kemungkinan adanya wabah penyakit di wilayah tersebut. Segera laporkan, saya akan melaksanakan koordinasi dan evaluasi guna memberikan tindakan-tindakan yang diperlukan,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Ratusan Peterjun Kostrad Hiasi Langit Kota Timah Babel

Peristiwa

Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara

Peristiwa

Ketua KADIN dan Walubi Medan Meriahkan HUT ke-80 TNI di Lapangan Merdeka

Peristiwa

Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD

Peristiwa

Pemko Medan Ikuti Pembukaan Bazar Murah Ramadan Oleh Panglima TNI

Peristiwa

Dorong Semangat Baru di Tubuh TNI, 6 Jabatan Strategis Diserahterimakan