Tak Dikasih Uang, Preman di Jalan Brigjen Katamso Aniaya Ronie dengan Besi Panjang

- Rabu, 17 Januari 2018 21:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012018/9153_Tak-Dikasih-Uang--Preman-di-Jalan-Brigjen-Katamso-Aniaya-Ronie-dengan-Besi-Panjang.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Hanya gara-gara tak diberi uang, Andaris alias Agam (52) warga Jalan Brigjend Katamso, Pantai Burung, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun tega menganiaya Ronie Liong Lestari alias Ianya (24), warga Jalan warna, Gang Sehat, Kelurahan Sukaraja, Medan Maimun.

 

Sadisnya, pelaku menganiaya korbannya dengan menggunakan sebilah besi panjang. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka memar di tangan, kaki serta punggung. Tak terima dianiaya, korban pun melaporkan kasus itu ke Polsek Medan Kota, dengan bukti Laporan Polisi (LP) No.LP/54/K/I/2018/Sek Medan Kota, tanggal 16 Januari 2018.

 

"Pelaku sudah kita tangkap tak berapa lama setelah kejadian. Barang bukti yang kita sita, sebilah besi yang digunakan pelaku untuk menganiaya korbannya," ungkap Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Hermindo Tobing kepada wartawan, Rabu (17/01/2018).

 

Mantan Kasat Reskrim Polres Deli Serdang ini menuturkan peristiwa penganiayaan yang dialami korban itu terjadi, Selasa (16/01/2018) sore, jam 17.00 wib di Jalan Brigjend Katamso, Keluarahaan Aur, Kecamatan Medan Maimun."Awalnya, pelaku yang mengaku sebagai juru parkir (parkir) meminta uang kepada korban dengan alasan uang parkir. Tapi korban tak mau memberi karena pelaku tak punya tanda pengenal sebagai jukir," tuturnya.

 

Penolakan korban itu, sambung Martuasah, membuat pelaku emosi dan mengambil sebilah besi yang berada tak jauh dari lokasi. Pelaku langsung memukulkan besi itu ke arah kepala korban, namun korban sempat mengelak."Setelah mengelak, rupanya korban terjatuh. Nah saat itulah pelaku mengarahkan pukulannya ke tangan, kaki dan punggung korban. Setelah puas, pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi," bebernya.

 

Selanjutnya, korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Medan Kota. Mendapat laporan itu, personil Reskrim langsung menuju lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan.

 

Tak membutuhkan waktu lama, petugas berhasil menangkap tersangka saat itu juga dan memboyong tersangka bersama barang bukti ke Polsek Medan Kota untuk proses hukum lebih lanjut."Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya dan menyesalinya. Untuk tersangka kita jerat Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara," pungkasnya. (BS04)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Tiga Orang Pelaku Pengeroyokan Karyawan Warkop Ditangkap Polisi

Peristiwa

Laporan Kasus Penganiayaan di Polsek Medan Baru Jalan di Tempat, Penyidik : Secepatnya Dituntaskan

Peristiwa

Menteri Imipas Copot 71 Pegawai Imigrasi Soetta Buntut Pungli WN China

Peristiwa

Anak Korban Penganiayaan di Nias Selatan Jalani Perobatan ke RS Bhayangkara Medan

Peristiwa

Polisi Ekshumasi Jenazah Ardiansyah di Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang

Peristiwa

TMII Usut Dugaan Sekuriti Keroyok Pedagang Asongan Masuk Tak Bayar Tiket