Gubsu Dampingi 3 Menteri Tinjau Proyek Double Track Kereta Api Medan-Kuala Namu

- Rabu, 17 Januari 2018 22:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012018/5900_Gubsu-Dampingi-3-Menteri-Tinjau-Proyek-Double-Track-Kereta-Api-Medan-Kuala-Namu.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi, mendampingi kunjungan kerja tiga Menteri ke Provinsi Sumatera Utara dalam rangka meninjau Proyek rel ganda (Double Track) Kereta Api Medan-Kuala Namu. Tiga Menteri tersebut yaitu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Keuangan (Menkeu Sri Mulyani dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera), Rabu (17/01/2017) di Stasiun Kereta Api Medan. 

 

Menhub Budi mengatakan di Stasiun Medan tengah dilakukan pembangunan rel ganda layang (elevated) yang akan menambah kapasitas angkut kereta api dari dan menuju Bandara Kualanamu. Menteri pada kesempatan itu menghimbau kepada masyarakat khususnya Medan untuk menggunakan kereta api. "Karena menggunakan kereta api ini selain ramah lingkungan juga memberikan suatu solusi bagi padatnya arus lalu lintas dari Medan-Kuala Namu. Diharapkan masyarakat Medan bisa menggunakan fasalitas ini untuk lebih baik,” ujar Budi.

 

Dikatakan Menhub Budi Karya dengan adanya rel ganda, perjalanan kereta api akan bertambah dari 42 perjalanan menjadi 76 perjalanan. Selain itu, waktu tempuh dari Medan ke Bandara Kualanamu juga akan meningkat dari 30 menit menjadi 20-25 menit.

 

Ditambahkan Menhub Budi Karya bahwa progres rel ganda non layang sudah mencapai 94 persen, sementara layang 88 persen. "Kami merencanakan November ini sudah selesai, dan diusahakan akan lebih cepat" ucapnya.

 

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pihaknya mendukung program yang dilakukan Menteri Perhubungan dan pihaknya akan mendorong keterlibatan pihak swasta dalam proyek-proyek infrastruktur transportasi. "Kami akan mendorong pihak swasta, baik itu dari segi pembiayaan ataupun pembangunan, agar nantinya tidak hanya bertumpu pada dana Kemenhub yang sangat terbatas," katanya.

 

Hal senada juga dikatakan Gubsu Erry bahwa pembangunan rel kereta api layang dari Stasiun Besar Kereta Api Medan ini banyak manfaatnya. “Pembangunan rel layang sepanjang 10,8 kilometer salah satu manfaatnya untuk mengurangi kemacetan di pusat kota Medan,” ujar Erry.

 

Pada kesempatan tersebut Gubsu juga mengharapkan agar pembangunan Kereta Api Elevated ini agar segera selesai pada tahun 2018 ini. Sehingga kemacetan yang disebabkan perlintasan kereta api di inti kota Medan ini menjadi berkurang. “Paling tidak ada 9 jalur perlintasan kereta api di kota Medan. Diharapkan ini akan berkurang dengan adanya jalur kereta api elevated sepanjang 10,8 km menuju Kuala Namu,” tandasnya. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Gubernur Bobby Nasution Sambut Kapolda Sumut, Berikut Profil Irjen Pol Sonny Irawan

Peristiwa

Cetak Empat Gol Tanpa Balas, PSMS Kudeta Persikad dari Puncak Grup A

Peristiwa

Polda Sumut Sita 244 Kilogram Sabu, Selamatkan 2.409 Juta Jiwa

Peristiwa

Pelaku Spesialis Bongkar Rumah Masuk Penjara Lagi

Peristiwa

Bidik Puncak Klasemen, PSMS Buru Kemenangan Kontra Persikad di Medan

Peristiwa

Dugaan Korupsi Pasar Ikan Modern, Wali Kota Sibolga Periode 2021-2025 Ditetapkan Tersangka