Beritasumut.com-Raut wajah bahagia terpancar di wajah keluarga besar Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi, saat peringatan hari kelahiran (Milad) Hj Tengku Rafiah yang digelar di Gubernuran Jalan Jenderal Sudirman No 41 Medan Senin (15/01/2018).Di usia sang bunda yang kini memasuki 94 tahun para keluarga masih bisa berkumpul dengan wanita yang telah melahirkan dua pria yang pernah memimpin Provinsi Sumut ini. "Kami mengucapkan puji syukur kepada Allah, walaupun ibu kami sudah sepuh tapi beliau tidak pernah lupa mendoakan dan menasehati kami anak-anaknya. Kami sangat bersyukur di usia tuanya masih bisa berjumpa, menyapa dan bahkan sedikit manja. Ini bentuk kesyukuran kami. Terima kasih Mama yang telah mendidik dan membesarkan kami. Selamat Milad Mama. Maafkan kami jika ada salah. Doakan kami selalu anak-anakmu. Kami bangga dengan Mama," ujar Erry Nuradi saat memberikan sambutan dengan mata berkaca-kaca. Dalam kesempatan tersebut Erry menyampaikan bahwa dirinya sangat bahagian Ibunda tercinta diusianya yang sepuh masih bisa hadir ke Gubernuran, rumah dinas dimana jenazah salah satu putranya yang juga mantan Gubernur Sumut Tengku Rizal Nurdin pernah disemayamkan akibat kecelakaan pesawat Mandala Airline tahun 2005 silam. "Kita hidup di dunia ini tidak ada yang kekal tinggal menunggu waktu saja kapan dipanggil. Kapan jabatan kita diambil, kapan kesehatan kita berkurang itu semua sudah merupakan takdir. Apapun yang terjadi kita harus ikhlas menerimanya. Kita tidak boleh sombong baik karena kekuasaan ataupun karena harta. Saya ucapkan terim akasih sudah bisa hadir mendoakan ibu kami. Kita ketahui jabatan kita tidak akan abadi tapi yang lebih dari pada itu kekeluargaan dan persahabatan tidak akan putus," ungkap Erry. Selain keluarga besar Gubernur Sumut Erry Nuradi, hadir dalam peringatan Milad Hj Tengku Rafiah sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat seperti Mantan Sekda Provsu Muhyan Tambuse, RE Siahaan, para rektor, pimpinanan SKPD Provinsi Sumut dan juga anak yatim piatu dari panti asuhan. Kehadiran mereka untuk mendoakan Hajah Rafiah agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan serta umur yang berkah yang dipimpi Ketua MUI Kota Medan Prof Muhammad Hatta. "Usia yang ke 94 merupakan berkah yang diberikan Allah untuk orang yang kita hormati dan banggakan Ibunda Rafiah. Kala meliaht usia Nabi Muhammad yang wafat 63 tahun berarti ibunda kita ini sudah mendapat bonus 31 tahun. Ini luar biasa Insyaallah usia yang panjang ini bisa menjadi berkah. Apalagi kita tahu bahwa dari rahim ibunda kita ini telah lahir dua pemimpin Sumut ini. Selamat hari lahir ibunda tercinta," ujar Muhyan Tambuse. Senada Ketua MUI Kota Medan Prof Muhammad Hatta dalam Tausyiah menyampaikan bahwa umur yang mendapatkan keberkahan dari Allah jika sepanjang usianya tersebut mereka bisa bermanfaat untuk orang lain. Dan manusia yang terbaik menurut Nabi besar Muhammad SAW adalah manusia yang panjang umurnya dan baik amalnya. "Bapak Gubernur dan keluarga. Berbahagialah kalian memiliki ibu yang telah melahirkan, mendidik dan membesarkan sehingga seperti dikatakan Pak Muhyan Tambuse tadi telah lahir dua putra terbaik yang memimpin Sumut ini dari rahim beliau. Syurga ada di bawah telapak kaki ibu dan syurga di dunia ini sudah kalian rasakan berkat ridhoanya ibunda kita tercinta ini. Bonus usia yang panjang itu adalah berkah yang diberikan Allah. Tentu pada kesempatan yang berbahagia ini merasakan kebahagian. Terutama untuk senantiasa meningkatkan amal bakti sehingga usia yang diberikan Allah kita dapat mengikuti jejaknya. Sehingga Insyaallah panjang umur dan bisa bermanfaat untuk orang lain," pungkas Prof Hatta. (BS03)