Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pakpak Bharat memberikan bantuan pangan masyarakat.Sebelumnya, dengan memberdayakan para Bidan Desa telah dilakukan pendataan warga yang layak untuk menerima bantuan perbaikan gizi tersebut. Penyerahan bantuan perbaikan gizi ini dilakukan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pakpak Bharat, Made Tirta Kusuma Dewi RY Berutu SSos di dampingi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sunardi SP, Sekretaris Dinas Kesehatan Muara Bancin, Kepala Seksi Kesehatan Ibu dan Anak, Gizi dan Usia Lanjut Varida Frisda Berutu SKM serta beberapa Bidan Desa. Dilansir dari laman Dinas pakpakbharat.go.id, Minggu (14/01/2018), pemberian bantuan ini terbagi atas 2 kategori yaitu kategori gizi kurang, diberikan kepada 20 orang warga berupa beras 6 goni masing-masing 10 kg, gula pasir 11 kg, kacang hijau 6 kg, biskuit 20 bungkus, susu bubuk 13 kotak. Sedangkan untuk kategori gizi buruk yang terdiri dari 10 warga yang menerima berupa beras 8 goni masing-masing 10 kg, gula pasir 13 kg, kacang hijau 8 kg, biskuit 20 bungkus, susu bubuk 13 kotak. Sunardi mengungkapkan, agar bantuan ini dipergunakan sebaik-baiknya oleh warga dengan harapan agar asupan gizi warga terpenuhi dan tidak terdapat lagi warga yang menderita gizi buruk di Pakpak Bharat. ”Dinas Pertanian membuat sebuah program PAJALE (Penanaman Padi, Jagung dan Kedelai) yang bibitnyanya dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dengan harapan agar bibit-bibit ini ditanam di tanah warga serta akan menghasilkan pendapatan dan gizi rumah tangga yang lebih baik," ujarnya. Sementara itu, Made Tirta Kusuma Dewi Berutu berharap kepada warga yang menerima bantuan agar ke depannya warga tidak ada lagi yang menerima bantuan perbaikan gizi oleh karena warga masyarakat Pakpak Bharat sudah terpenuhi gizinya di keluarga nantinya. “Ini merupakan pekerjaan rumah yang cukup berat bagi instansi terkait di Pemerintahan Kabupaten Pakpak Bharat namun bila hal ini dilakukan secara bersama-sama maka warga akan terbebas dari gizi buruk,” pungkasnya. (BS02)