40 Pewira TNI Indobatt Misi Perdamaian PBB Terima Pembekalan Civil Affair

- Sabtu, 13 Januari 2018 20:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012018/8941_40-Pewira-TNI-Indobatt-Misi-Perdamaian-PBB-Terima-Pembekalan-Civil-Affair.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Sebanyak 40 Perwira TNI yang tergabung dalam Satgas Indonesian Battalion (Indobatt) Kontingen Garuda (Konga) XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) sebagai peacekeepers misi perdamaian PBB, menerima pembekalan Civil Affair di Lebanon Selatan.

 

Acara pembekalan Civil Affair oleh Tim Sektor Timur Unifil dibuka secara resmi oleh Komandan Satgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil Letkol Inf Arfan Johan Wihananto SIP di meeting room UN-Posn 7-1, Markas Indobatt, Adchit Al-Qusayr, Lebanon Selatan, Sabtu (13/1/2018).

 

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto menekankan pentingnya bagi setiap anggota, terutama Perwira Kontingen Garuda untuk mampu menghadapi tantangan yang ada di Lebanon serta cepat beradaptasi dengan baik.  “Kita datang ke tempat ini (Lebanon) dengan suasana yang sangat berbeda di Indonesia, dimana kita berada di tengah-tengah konflik,” ucapnya.

 

“Bagaimana cara kita bersikap menghadapi berbagai macam konflik yang ada sangatlah esensial bagi kita, di sini peran United Nation (UN) sangat penting untuk mengkondisikan kita agar siap bertugas,” tegas Letkol Inf Arfan Johan Wihananto.

 

Sementara itu, Tim Civil Affair dari Sektor Timur Unifil yang dipimpin oleh Mr Edward Tawil menegaskan di hadapan 40 Perwira TNI Satgas Indobatt bahwa peacekeepers yang profesional harus paham betul bagaimana cara bersikap sesuai dengan standar internasional dari United Nation.

 

Mr Edward Tawil juga menyampaikan materi singkat tentang Conflict Sentivity dan Cultural Awarness.Menurutnya, salah satu cara meminimalisir konflik di Lebanon ini adalah dengan memahami budaya dan adat istiadat setempat, guna meraih simpati masyarakat, sehingga kehadiran Pasukan Garuda dapat diterima dengan baik.

 

Kegiatan pembekalan Civil Affair ditutup dengan menyaksikan film dokumentasi keindahan Indonesia, dilanjutkan pemberian cindera mata  dari Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto kepada Mr Edward Tawil.(Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Ratusan Peterjun Kostrad Hiasi Langit Kota Timah Babel

Peristiwa

Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara

Peristiwa

Ketua KADIN dan Walubi Medan Meriahkan HUT ke-80 TNI di Lapangan Merdeka

Peristiwa

Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD

Peristiwa

Pemko Medan Ikuti Pembukaan Bazar Murah Ramadan Oleh Panglima TNI

Peristiwa

Dorong Semangat Baru di Tubuh TNI, 6 Jabatan Strategis Diserahterimakan