Beritasumut.com-Tjie Sun (46), Minarni (40) dan Callietosng (8) ditemukan tewas di dalam rumahnya di kawasan Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (08/01/2018) malam kemarin. Korban ini merupakan satu keluarga keturunan Tionghoa asal Medan yang sudah menetap sejak beberapa tahun terakhir di Aceh. Dilansir dari laman pikiranmerdeka.co, Selasa (09/01/2018), Tjie Sun atau biasa dipanggil Asun itu merupakan pengusaha makanan ringan. Penemuan mayat korban berawal setelah kerabat korban di Sumatera Utara menghubungi salah satu tetangga korban. Pasalnya, sejak beberapa hari terakhir handphone milik korban tidak bisa dihubungi. Dari keterangan warga, korban sudah sejak Sabtu lalu tidak tampak ke luar rumah. “Warga melaporkan ke Polisi karena curiga pintu rumah semua terkunci. Warga juga mencium bau busuk dari dalam rumah. Kita mendapat laporan setelah magrib. Atas laporan itu kita mendobrak pintu dan menemukan mayat,” ujar Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol T Saladin. Lebih jauh Saladin menyebutkan jika tiga mayat tersebut ditemukan di lokasi terpisah. “Jadi korban menyewa dua ruko, mayat perempuan dan anak lelaki ditemukan di salah satu ruko, dan mayat lelaki dewasa di ruko lainnya,” sebutnya. Dugaan kuat, ketiga korban tersebut adalah korban pembunuhan. Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait motif pembunuhan ini, apakah perampokan atau tidak.“Sejauh ini belum ada bukti yang kita temukan di lokasi. Namun, sepeda motor korban tidak ada di tempat, tapi dua unit mobil milik korban masih ada,” jelasnya. Saladin menambahkan, pihaknya menduga pelaku pembunuhan adalah orang dekat. “Kita duga pelakunya orang dekat, paling tidak kenal dengan korban. Karena dia mengunci dari luar ruko tersebut,” pungkasnya. (BS04)