Beritasumut.com-PDAM Tirta Uli mendapat amanah dari kementrian PUPR untuk mencapai target 100 % melayani dan mendistribusikan air minum kepada masyarakat pada tahun 2019, hal tersebut diungkapkan Dirut Badri Kalimantan di hadapan Walikota Hefriansyah SE MM saat menggelar acara syukuran di halaman gudang PDAM, Jalan Parapat, Kecamatan Siantar Marimbun, pertengahan pekan kemarin. Walikota dalam arahannya berharap kepada rekan-rekan pegawai PDAM agar bekerjalah secara profesional dan rasa tanggung jawab, di tahun 2018 ini menjadi tahun keberkahan bagi kita semua, jadikan tahun yang lalu menjadi pelajaran bagi kita untuk memperbaikinya. "Saya melihat ada sepuluh indikator budaya malu tercantum di PDAM ini, kalau menurut saya itu terlalu sedikit, mengapa, pertama kita orang yang beragama, kedua masyarakat kota Pematangsiantar orang yang berbudaya, dan kita rasa tidak perlu kita kumandangkan lagi, tetapi ini semua harus terlaksana," ungkapnya dilansir dari laman resmi pematangsiantarkota.go.id, Minggu (07/01/2018). Untuk itu, kepada para pegawai berbaktilah di perusahaan ini, bekerja dengan serius, profesional dan penuh rasa tanggung jawab, bekerjasama dan jangan saling iri dengki, kepada para staf jadilah staf yang baik dan patuh, hormatlah pada pimpinan serta loyal pada atasan, jikalau saudara sudah punya jabatan, implementasikan kepada staf bahwa saudara adalah pemimpin yang layak untuk di hormati dan dihargai serta menjadi panutan kepada bawahannya. "Untuk mencapai target Perusahaan ini, hindari serta kurangilah penyakit kudis (Kurang Disiplin) dan penyaklit kurap (Kurang Rapi), tetapi kita tidak perlu tunjukkan semua ini, apalagi kota Pematangsiantar adalah kota paling toleran di Indonesia, untuk itu mari kita tunjukan dengan prilaku baik kita sebagai warga kota Pematangsiantar agar semakin mantap maju dan jaya," jelasnya. Badri menerangkan bahwa PDAM kota Pematangsiantar diberi amanah oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia agar melayani 100% di tahun 2019. "Ini tanggung jawab kita bersama stakeholder tentunya, capaian pelayanan sudah 80%, terutama pipa distribusi kita. Alhamdulillah itu semua sudah terlaksana, dari pencapaian itu PDAM Tirta Uli dipercaya oleh kementrian," paparnya. Di tahun 2018, terkhusus para pegawai PDAM, Badri berharap agar dapat bekerjasama dalam program-program dan juga disampaikan untuk pembayaran online ini masih tahap uji coba, seperti pembayaran melalui bank, indomaret, alfamart semua belum dilaunching. "Di sepanjang tahun 2017 yang baru saja kita lalui, ada banyak kejadian, capaian, atau justru kegagalan, yang dapat dijadikan pelajaran. Kepada kita semua dengan belajar apa yang terjadi di masa lalu, untuk itu tentu kita berharap di tahun 2018 ini sukses dan kebahagiaan akan selalu menghampiri kita nantinya," pungkasnya. (BS02)