Mayat Wanita di Sungai Belawan, Polisi Pastikan Motifnya Bunuh Diri

- Jumat, 05 Januari 2018 17:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012018/2219_Mayat-Wanita-di-Sungai-Belawan--Polisi-Pastikan-Motifnya-Bunuh-Diri.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) telah memastikan, mayat wanita yang ditemukan tewas penuh luka di sungai kawasan Belawan karena bunuh diri. Korban yang belakangan diketahui bernama Sri Kartika Devi (40) warga Martubung itu sengaja melompat dari jembatan. "Ada tiga saksi yang melihat korban melompat dari jembatan dan sempat mondar-mandir di lokasi sebelum ditemukan," ungkap Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian kepada wartawan, Jumat (05/01/2018).

 

Direktur Reskrimum Polda Sumut menjelaskan, saksi yang melihat korban melompat dari jembatan ke sungai adalah seorang pengamen yang biasa berada di sekitar lokasi berinisial F. Sedangkan dua saksi lainnya adalah penjual bunga, Juliana Lubis dan Amnah Siregar sempat melihat korban mondar-mandir di sekitar jembatan. Selain itu, sambung Andi Rian, kesimpulan korban tewas disebabkan bunuh diri juga diperkuat hasil autopsi dan keterangan pihak keluarga, Sri Kartika Devi sempat bertengkar dengan suaminya. "Setelah pertengkaran itu korban pergi naik becak dan sempat berpesan kepada anaknya, kalau dirinya (korban) tidak pulang jangan dicari," terangnya.

 

Mantan Kapolres Tebing Tinggi itu menuturkan, hasil autopsi korban Sri Kartika Devi, terdapat pendarahan di bagian kepala bagian atas akibat benda tumpul, ditemukan luka akibat benda tajam sebanyak dua luka di bagian pinggang, satu luka dalamnya 9, 4 cm dan 1 luka lagi dalamnya 4 cm. Kemudian kondisi Lambung penuh dengan air, ada resapan darah di dada sebelah kiri dan di dagu, ada resapan pasir pada saluran pernapasan. Korban diduga meninggal dunia kurang dari 8 jam sejak ditemukan, korban tidak lebih dari 1 jam berada di air karena tidak ada keriput pada telapak tangan dan telapak kaki. "Kesimpulannya, korban masih dalam keadaan hidup saat masuk ke air," kata Andi Rian yang juga mantan Wadir Reskrimsus Polda Sumut tersebut.

 

Dia menambahkan, saat ini pihaknya tengah berupaya mencari keberadaan penarik becak yang mengantarkan korban sebelum melakukan aksi bunuh diri. "Keterangan penarik becak yang mengantar korban itu juga kita butuhkan. Sekarang kita masih mencari keberadannya," pungkas Andi Rian.

 

Sebelumnya, sesosok mayat wanita penuh luka ditemukan di Sungai Deli, persis di bawah jembatan Tol Belmera, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Medan, Selasa (02/01/2017). Ketika ditemukan, mayat wanita yang diperkirakan berusia 40 tahun tersebut belum diketahui identitasnya. Saat dievakuasi polisi dan dilakukan pemeriksaan, ditemukan sejumlah luka. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Massa FRAKSi Desak Polda Sumut Tutup Markas Judi Mesin Tembak Ikan di Lubukpakam

Peristiwa

Halal Bihalal Polda Sumut Pererat Hubungan Antar Personel

Peristiwa

Serah Terima Jabatan PJU dan Kapolres Jajaran Polda Sumut : Wajah Baru, Semangat Baru untuk Pengabdian Terbaik

Peristiwa

Polda Sumut Tangkap 164 Tersangka Narkoba dalam Sepekan

Peristiwa

Sepuluh Pejabat Utama Polda Sumut dan 13 Kapolres Dimutasi

Peristiwa

Wakapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan Safari Ramadan di Menteng, Beri Santunan Anak Yatim