Kapolri Minta Depankan Pencegahan Operasi Lilin Toba 2017

- Kamis, 21 Desember 2017 18:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122017/2321_Kapolri-Minta-Depankan-Pencegahan-Operasi-Lilin-Toba-2017.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam amanat yang dibacakan Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw, menegaskan Operasi Lilin Toba 2017 akan mengedepankan kegiatan preventif didukung intelejen dan penegakkan hukum. Demikian disampaikannya saat mengecek kesiapan personil pengamanan lintas sektoral berikut sarana dan prasarana pendukungnya, dalam apel gelar pasukan di Lapangan KS Tubun, Markas Polda Sumut, Kamis (21/12/2017).

 

Operasi ini digelar mulai 23 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018. Operasi ini melibatkan 170.304 personil, yang terdiri dari 90.557 personil Polri, 20.070 personil TNI dan 60.177 personil dari instansi terkait beserta komponen masyarakat lainnya. Di seluruh tempat-tempat telah dibangun 1.609 pos pengamanan dan 643 pos pelayanan yang tergelar di seluruh wilayah Indonesia dan tolok ukur keberhasil Operasi Lilin Toba-2017 ini ditandai dengan terwujudnya kamseltibcarlantas, menurunnya angka kejahatan, tersedianya kebutuhan dan stabilitas harga bahan pokok serta tertanggulanginya dampak bencana alam.

 

Dalam amanat itu juga, Kapolri meminta personil untuk memetakan seluruh potensi kerawanan di masing-masing wilayah dan menentukan cara bertindak yang tepat melalui penyusunan rencana operasi yang matang, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap teror dan kejahatan konvensional di pusat keramaian dan tempat lain. 

 

Kapolri juga meminta personil polisi melakukan pendekatan dengan elemen masyarakat guna mencegah terjadinya aksi sweeping oleh ormas. "Optimalkan penggelaran personil berseragam di tengah-tengah masyarakat, lakukan rekayasa lalu lintas dan upaya-upaya dalam mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Maksimalkan juga peran Satgas Pangan di masing-masing daerah, guna mewujudkan stabilitas harga pangan dengan menggandeng instansi terkait, dan perkuat sinergitas polisional dengan stake holders, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Irjen Paulus Waterpauw.

 

Hadir di apel tersebut, Irwasda Polda Sumut dan para pejabat utama Polda Sumut, Pangkosek Hasudnas III, Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso, Kabinda Sumut, Brigjen TNI Ruruh A Setyawibawa, Danlantamal I diwakili Wadanlantamal, Kolonel Mar Imade Wahyu Santoso, Ketua Pengadilan Tinggi Negeri, Mangasa Manurung, Kasdam I/BB, Brigjen TNI Teuku Beny Firmansyah, Danlanud Soewondo, Kolonel (Pnb) Daan Sulfi.

 

Selanjutnya hadir juga Kepala Kantor Basarnas Sumut Budiawan, Kepala BNN Sumut diwakili Kabid Pemberantasan AKBP Agus Halimudin, Walikota Medan diwakili Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution, Kepala BPBD Sumut diwakili Sektretaris BPBD Dr Saberina, tokoh agama, tokoh pemuda, ormas dan para undangan. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pemprov Sumut Terus Dukung Program Strategis Polri Ciptakan Keamanan dan Ketertiban

Peristiwa

Safari Ramadan di Medan, Kapolri: Pererat Silaturahmi Demi Keamanan dan Kesejahteraan

Peristiwa

Kapolri Tinjau Renovasi Masjid hingga Bakti Sosial di Polda Sumut

Peristiwa

Operasi Lilin Toba 2024 berakhir, Polda Sumut: Edukasi, Pelayanan dan Pengamanan Optimal

Peristiwa

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Kesiapan Pelabuhan Merak dalam Menyambut Nataru 2025

Peristiwa

Panglima TNI Bersama Kapolri Memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2024 di Bali