Beritasumut.com-International Organization for Migration (IOM) menggelar festival film tentang migran di Digital Library Unimed, pertengahan pekan kemarin. Tujuannya adalah untuk lebih mendekatkan masyarakat dengan imigran. “Festival ini adalah festival dunia dan memang rutin dilakukan. Ini pertama kalinya dilaksanakan di Medan dan kami sangat bangga. Harapannya dengan pemutaran film ini, masyarakat bisa mengerti bagaimana sebenarnya perjuangan para imigran,” ujar Kepala Regional IOM Mariam Khokhar dilansir dari laman humas.unimed.ac.id, Minggu (17/12/2017). Rektor Unimed Prof Dr Syawal Gultom MPd yang membuka acara ini mengatakan, imigran ada di sekitar kita. Imigran juga punya hak untuk hidup. Oleh sebab itu, Prof Syawal berharap agar mahasiswa Unimed bisa berpartisipasi dan mendukung program dari IOM, program dari Dinas Sosial yang peduli kepada para imigran. “Tunjukanlah bahwa kita adalah mahasiswa Unimed yang di klaim terakreditasi A dan di kenal sebagai the character building university. Semoga dengan mengikuti acara ini, kita mendapatkan ilmu yang dapat kita kembangkan di masa yang akan datang,” jelas Prof Syawal Dalam festival ini, diputar film The Journey yang mengisahkan tentang seorang pria kebangsaan Syria bernama Aboud dalam mencari suaka ke Eropa untuk bisa bersama istri dan dua anaknya dalam mencari kehidupan yang lebih baik. Perlu diketahui IOM memiliki 149 negara anggota, dengan 12 negara berstatus sebagai negara pengamat, dan memiliki cabang di lebih dari 100 negara. IOM bertujuan untuk mempromosikan migrasi yang tertib dan manusiawi yang menguntungkan semua pihak, dengan cara memberikan layanan jasa dan nasihat bagi negara dan bagi para migran.(BS02)