PKPA Bersama Yayasan Smile dan Kopasude Akan Bangun Kampung Three Ends

- Jumat, 15 Desember 2017 17:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122017/815_PKPA-Bersama-Yayasan-Smile-dan-Kopasude-Akan-Bangun-Kampung-Three-Ends.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kemitraan tiga lembaga membangun 'Kampung Three Ends' di Kota Medan yang bertujuan untuk membangun karakter anak berbasis masyarakat. Program yang dilaksanakan PKPA bersama Yayasan Smile dan Kopasude tersebut tahun 2017 ini akan dipusatkan di Kampung Badur Kelurahan Hamdan, Kecamatan Maimun, Medan.

 

Program ini disosialisasikan pada sesi diskusi kelompok terfokus di satu cafe di Medan, Jumat (15/12/2017), yang diikuti puluhan peserta dari unsur pemerintah Kecamatan Maimun, PKK, pemerintah kelurahan, WALHI, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan

Anak Sumatera Utara, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Medan dan perwakilan masyarakat.

 

Misran Lubis, pelaksana program ini mewakili PKPA menjelaskan tujuan Kampung Three Ends ada tiga yaitu menciptakan model perubahan lingkungan/kampung di daerah aliran Sungai Deli, Medan, menjadi kampung hijau, bersih dan sehat dengan pola kemitraan multistakeholders. Tujuan kedua untuk mengembangkan modul pembangunan karakter anak dengan pelibatan lingkungan sosial masyarakat dan keluarga dan ketiga, memfasilitasi pendidikan karakter di Keluarahan Hamdan, Medan yang berbasis masyarakat.

 

“Pembangunan karakter anak sangat dipengaruhi situasi dan kondisi lingkungan dan karakter masyarakat. Jika kampungnya kumuh, jorok, tidak teratur dan padat, maka tentu saja karakter anak di sana juga dipengaruhi keadaan tersebut, maka program ini akan berfokus pada

penataan ruang berwawasan lingkungan yang pro-poor dan pro growth yang partisipatif,” jelas Misran.

 

Lebih lanjut Misran menjelaskan, bahwa dalam pengembangan kampung three ends, pada skala kewilayahan mereka akan mengembangkan pemanfaatan ruang menurut daya dukung dan daya tampung masyarakat serta pada skala komunitas akan dikembangkan komunitas

yang ramah anak.

 

Mewakili Pemerintah Kecamatan Maimun Erwin Saleh, menyoroti agar program ini melihat situasi dan perkembangan pembangunan yang dilakukan pemerintah di daerah aliran Sungai Deli. “Ini harus kita perhatikan agar tidak sia-sia program ini, karena pada dasarnya kita dari pemerintah sangat menginginkan adanya kampung ramah anak,” harap Erwin.

 

Sementara Dinas PP dan PA Sumatera Utara Asrul M Ari, berharap agar fasilitas dan tempat bermain anak diperhatikan. “Kita lihat di sepanjang aliran Sungai Deli sangat rawan untuk keselamatan anak, maka penting kita perhatikan tempat anak-anak bermain yang aman”,

harap Asrul.

 

Senada dengan Kelurahan Hamdan M Faisal, yang mengatakan kesiapan mereka untuk mendukung kesuksesan tujuan program ini dengan mengajak masyarakat gotong-royong membersihkan lingkungan setiap hari Sabtu dan Minggu. “Kita siap mendukung agar program ini terlaksana,” pungkas Faisal. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Delapan Rumah di Medan Maimun Hangus Terbakar

Peristiwa

Safari Ramadan, Sekda Salurkan Bantuan Pemko Medan ke Masjid Jami’ Al Fajar Medan Maimun

Peristiwa

Sebanyak 17 Rumah di Jalan Badur Medan Maimun Terbakar

Peristiwa

Pelindo 1 Beri Edukasi kepada Anak-anak di Pinggiran Sungai Deli

Peristiwa

Pemko Medan Beri Apresiasi Pesta Sungai Deli 2019 yang Diadakan Kopasude

Peristiwa

Curi Perhiasan Kerabatnya, Fijey Ditangkap Polsek Medan Kota