Demo Angkot Mogok Massal, Polisi Turun Tangan Angkut Warga Pakai Kendaraan Patroli

- Rabu, 13 Desember 2017 20:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122017/2084_Supir-Angkot-Mogok--Polisi-Turun-Tangan-Angkut-Warga-Pakai-Kendaraan-Patroli.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Aksi mogok massal yang dilakukan para supir Angkutan Kota (Angkot) di Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/12/2017), benar-benar membuat banyak pihak kewalahan. Sampai-sampai, personil polisi sejajaran Polrestabes Medan dibantu Polda Sumut, turun tangan mengangkut warga dengan mobil patroli. 

 

Pantauan wartawan di sejumlah lokasi, salah satunya di sekitaran jembatan layang atau Fly Over Amplas dan Terminal Amplas, sejak pagi sekira pukul 07.00 wib, para personil polisi terlihat bersiaga dan disibukkan dengan ramainya masyarakat pengguna jasa angkutan umum, khususnya pelajar yang menunggu di pinggiran jalan. 

 

Menggunakan kendaraan patroli, baik roda dua, roda empat maupun truk dinas polisi yang biasa mengangkut pasukan, para personil kepolisian membantu mengantarkan masyarakat ke lokasi tujuan agar bisa menjalankan aktivitas seperti biasa. 

 

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, menyebutkan meski tidak ada persiapan khusus mengenai pengamanan aksi mogok para sopir angkot, namun pihak kepolisian berupaya menjalankan peran untuk memberi pelayanan kepada masyarakat meski dengan sarana transportasi seadanya. "Meskipun menggunakan sarana transportasi seadanya seperti kendaraan patroli maupun truk pengangkut personil, upaya membantu masyarakat khususnya yang biasa beraktivitas dengan mobil angkutan umum merupakan salah satu bentuk peran pihak kepolisian memberi pelayanan kepada masyarakat," jelas Rina. 

 

Menurut Rina, para personil yang bersiaga di ruas-ruas jalan merupakan gabungan dari personil jajaran Polsek di beberapa wilayah Kota Medan dibantu personil Dit Sabhara Polda Sumut. "Para personil yang siaga di ruas jalan itu merupakan personel jajaran Polsek maupun Polrestabes Medan dibantu personil Dit Sabhara Polda Sumut yang ditugaskan untuk membantu  mengangkut penumpang terlantar dengan kendaraan patroli di wilayahnya masing-masing," sambung Rina. 

 

Kegiatan mengantarkan masyarakat, khususnya para pelajar maupun mahasiswa, juga dilakukan personil Polsek Medan Kota. Setidaknya ada 14 lokasi yang menjadi lokasi siaga personil Polsek Medan Kota. Ke-14 lokasi tersebut, seputaran sekolah Univa Marindal, kawasan Auto 2000 sampai ke SMA Sutomo Medan, sejumlah SD di sepanjang Jalan Sm Raja sampai kawasan Simpang Limun Medan.

 

Polisi juga mengantarkan warga dan pelajar di seputaran SMA Alwasliyah, Jalan Garu II, SMK Alwasliyah di Jalan Denai, sejumlah SMK di Jalan Karya, SMP UISU di Jalan Sukmawati AR Hakim, Sekolah Al Washliyah di Pasar Senin Jalan SM Raja, Garu III, Sekolah Parulian, seputaran Simpang Amplas menuju RS Permata Bunda, PDAM Tirtanadi, Medan Mall, Sekolah Yapim Sakti Lubis hingga Universitas Nomensen dan UNIVA.

 

Para personil bahkan menyiapkan arah tujuan pengangkutan menggunakan kendaraan patroli dengan rute Pos Kampung Baru-Delitua, Delitua-Namo Rambe, Namo Rambe-Karya Wisata dan Karya Wisata-Asrama Haji. Selain jenis mobil patroli, personil juga mengantarkan para siswa menggunakan kendaraan dinas roda dua.

 

Kapoksek Medan Kota, Kompol Martuasah Tobing, menyebutkan agenda kegiatan itu dilakukan sebagai perwujudan tiga hal dalam tugas kepolisian, di antaranya UU No.2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Perkap No.3 tahun 2015 Tentang Pemolisian Masyarakat dan Kep Kapolri No. Pol : Kep/8/X/2009 Tentang Bintara Polri Pembina Desa. "Tidak hanya menyangkut penegakan hukum,  polisi juga memiliki tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam hal apapun. Terlebih pada kondisi-kondisi tertentu seperti saat sopir angkutan umum mogok ini,  kita juga punya kewajiban mengatasi dampak yang dirasakan masyarakat," pungkas Martuasah. (BS04) 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Massa FRAKSi Desak Polda Sumut Tutup Markas Judi Mesin Tembak Ikan di Lubukpakam

Peristiwa

TO Satres Narkoba Polrestabes Medan Semakin Eksis Edarkan Sabu di Jermal 7, Segera Ditangkap

Peristiwa

Kapolrestabes Medan Terima Audiensi Panitia Zikir Akbar Nasional Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia

Peristiwa

Kampanyekan Hidup Sehat, Kapolrestabes Medan Ajak Warga Rutin Olahraga

Peristiwa

Polrestabes Medan Sikat Rayap Besi-Narkoba, 15 Hari, 147 Tersangka Ditangkap

Peristiwa

Berkolaborasi Wujudkan Warga Binaan, Kepala Rutan Kelas I Medan Bersama Rombongan Berkunjung ke Mapolrestabes Medan