Beritasumut.com-Diduga hasil aborsi, orok bayi ditemukan di gerbang Kampus Universitas Islam Sumatra Utara (UISU), Jalan SM Raja, Medan, Rabu (29/11/2017) pagi.Orok bayi yang masih berbentuk gumpalan daging itu pertama kali ditemukan sekuriti atau petugas keamanan kampus UISU, Haswandin dan 2 orang rekannya. Saat ditemukan, kondisi orok terbungkus plastik warna putih kemudian dibalut kain. Diperkirakan orok bayi yang dibuang itu berumur sekitar 4 sampai 5 bulan. "Orok bayi ditemukan pihak sekuriti kampus. Diletakkan di depan pintu masuk. Jenis kelaminnya belum diketahui," ungkap Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Hermindo Tobing kepada wartawan. Dikatakan Martuasah, penemuan itu berawal ketika pihak keamanan Kampus hendak melakukan pemeriksaan di depan gerbang. Dia melihat bungkusan plastik tergeletak di depan pintu masuk.Saat dilihat ternyata isinya orok bayi. Di sekitar plastik tersebut banyak ceceran darah."Kondisinya orok masih berbentuk daging, jadi belum berbentuk bayi. Diduga, orok ini hasil hubungan gelap yang sengaja digugurkan," terangnya. Mengetahui itu, petugas keamanan kampus pun melaporkan ke pihak kampus dan Polsek Medan Kota.Tak lama kemudian, tim dari Polsek Medan Kota mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) disusul dengan Tim Inafis Polrestabes Medan. "Kemudian orok bayi itu dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan identifikasi," sebutnya. Kasus tersebut kini dalam proses penyelidikan kepolisian. Selain mengumpulkan bukti, petugas juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Terutama saksi yang pertama kali menemukan orok bayi itu."Polisi masih terus melakukan pendalam untuk mengungkap pelaku pembuang orok tersebut," pungkas Martuasah.(BS04)